Padang, Prokabar – TNI AL punya cara untuk dekat dengan masyarakat. Bukan dengan cara sangar, tapi tampil melalui sisi humanis. Nama kegiatannya Kampung Bahari Nusantara yang digagas oleh KSAL, dan digelar se Indonesia. Untuk Sumatera Barat, dipusatkan di Sungai Pisang dan Sungai Nyalo.
Kampung Bahari Nusantara (KBN) Sumatera Barat, dibuka langsung oleh istri Panglima TNI AL Ny. Nanny Hadi Tjahjanto dan Istri Menhub Ny Endang Budi Karya. Saking bahagianya, pengurus Dekranas ini mau berlama lama di lokasi acara.
“Ke kurai Taji beli ketupat,
makan galamai jo nasi lamak
Tarimokasih Provinsi Sumatera Barat,
urangnyo ramah, sambanyo lamak. Masak lamang jo pisang batu, rasonyo lamak sadonyo katuju, Lantamal maju dekranas mambantu, Sumatera Barat tabantu masyarakat samakin maju” pantun Ny Nanny saat memberikan sambutan.

Istri petinggi TNI ini asik dengan keindahan Sungai Pisang dan keramahan masyarakat. Mereka berbaur dengan masyarakat sambil makan bajamba, dan menyicipi durian campur ketan. Tak terperi kebahagiaan ketika menyantap masakan buatan masyarakat Sungai Pisang itu.
KBN di Sumbar ini menjadi buah karya Danlantamal II, Laksma TNI Hargianto S.E,. M.M,. M.Si (Han). Ada banyak kegiatan yang digelar seperti rumah pintar, penanaman mangrove, keramba apung ikan kerapu terbesar di Sumbar, sunatan masaal, pelatihan selam dan banyak kegiatan lainnya.
“KBN merupakan sinergisitas TNI AL dengan masyarakat, tujuannya untuk mensejahterakan masyarakat pesisir, di Sumbar kita pusatkan di Sungai Pisang dan Sungai Nyalo, hebatnya semua pihak mendukung kegiatan ini,” kata Danlamal II Laksamana Pertama Hargianto didampingi istri Ny. Santi Diansari Hargianto SH.

“Saya berkomitmen membangun Sungai Pisang ini, banyak rencana yang sudah disusun, termasuk kawasan terpadu wisata dan olah raga bahari, jika ini terwujud, Kawasan Mandeh akan dikunjungi ribuan wisatawan setiap tahun, bisa dibayangkan dampak ekonomi bagi masyarakat lokal dan Sumbar,” lanjut Putera Asli Cingkariang, Agam ini.
KBN adalah langkah awal mewujudkan rencana tersebut. Kini Mandeh makin mendunia, dan kedatangan Istri Panglima TNI AL dan Istri Menhub bakal menaikkan “grade” Kawasan Mandeh ini.
Pembukaan KBN ini juga dihadiri oleh Ketua Dekranasda Sumbar Harneli Bahar dan Wagub Sumbar Audy Joinaldy. Kekompakan ini jadi sinyal bahwa Sumbar siap mengembangkan potensi UMKM dan wisata.

Dekranas memang sedang giat giatnya memajukan UMKM di Indonesia. Berbagai program nyata digelar, dan tentu yang paling nyata adalah Kampung Wisata Bahari.
“Dekranas punya kepentingan memajukan sektor UMKM, termasuk di Sumatera Barat, karena Sumbar dan Sungai Pisang khususnya punya potensi kerajinan seperti bordir, tenunan, dan sulaman yang bisa jadi cenderamata khas Sumbar, ini akan mendukung pariwisata sekaligus sesuai dengan visi Gubernur Sumbar untuk fokus ke sektor maritim,” kata Ny Nanny yang juga sebagai Wakil Ketua Harian Dekranas.
“Dekranas mengharapkan dukungan Dekranasda provinsi dan kabupaten/kota, dalam menggali potensi produk kerajinan, demi mencipatakan wirausaha baru yang kreatif dan inovatif, akhirnya untuk mensejahterakan masyarakat,” sambung Ketua Bidang Wirausaha Baru Dekranas, Ny. Endang Budi Karya Sunardi.

KBN di Sungai Pisang ini bisa dikunjungi masyarakat sampai dengan 1 Juli mendatang. Berbagai stand yang menjual berbagai produk akan melayani pengunjung.
“Jangan lupa membeli produk kerajinan jika berkunjung kesini, kualitasnya bagus dan harganya murah, dan yang terpenting membantu ekonomi masyarakat di Sungai Pisang,” Kata Istri Danlantamal Ny. Santi Diansari Hargianto, sebelum berfoto bersama.
Sungai Pisang tidak bisa dipisahkan dari Kawasan Mandeh, dengan kehadiran KBN dan TNI AL akan membuat Mandeh dan Sumatera Barat sebagai pusat ekonomi baru di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif di Sumatera Barat.(laf)
















