Gawat, Serapan APBD Pasaman Kembali Terancam Rendah, Ini Sebabnya

Penulis -

Jumat, 24 Mei 2019 - 22:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar — Sudah hampir habis bulan lima, Mei. Sebentar lagi Juni, memasuki semester dua atau catur wulan ke-3. Serapan anggaran Pasaman agaknya terancam kembali rendah, seperti tahun sebelumnya.

Apa sebab, dinas-dinas di Pasaman belum kunjung memasukan dokumen lelang ke Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pasaman. Adapun yang sudah, namun belum ada yang mulai bekerja. Itipun tidak banyak. Hanya tujuh paket pekerjaan. Tidak pula semuanya fisik, ada juga pengadaan barang dan jasa.

“Ini sudah termasuk cepat jika dibanding tahun sebelumnya. Kalau tahun 2018, Juni baru mulai proses lelang, ada pula dinas yang hampir habis tahun anggaran, baru masukan dokumen pekerjaan untuk dilelang,” kata Kepala ULP Pasaman, Bujang.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Dijelaskan Bujang, tujuh paket yang sudah dilelang dan ada rekanannya itu berasal dari pengadaan jasa cleaning servis di Setda Pasaman dan RSUD, kemudian pengadaam barang, jasa konsultan dan pembangunan fisik di PU dan Dinas Kesehatan.

“Ada juga paket pekerjaan yang sedang tayang, lima paket. Ini sedang dikerjakan Pokja ULP. Kalau ini sudah, berarti baru 12 paket lelang yang selesai,” lanjut Bujang.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Diakui Bujang, pengadaan fisik yang paling besar dan telah dilelang terdapat pada pekerjaan lanjutan pembangunan jalan Rao Gunung Manahan, Rp13 miliar lebih. Dan paling kecil, pengadaan cleaning servis di Setda Pasaman, Rp480 juta.

“Kami sebenarnya sudah melayangkan himbauan, supaya dinas-dinas mempercepat pemasukan dokumen lelang. Biar cepat pula selesai dilelang dan mulai dilakukan pekerjaan, sehingga serapan anggaran tercapai. Namun, ya beginilah, masih lambat,” tegas Bujang.

Tidak itu saja, ternyata polemik juga terdapat di tubuh ULP. Kekurangan personil, kata Bujang. Sebabnya, tidak ada ASN yang mau jadi Pokja, sementara dari kemampuan ASN tersebut sangat mampu.

Baca Juga :  Fadly Amran Tinjau Pembangunan SDN 01 Pasar Laban, Minta Percepat dan Bangun Tanggul

“Tapi sejak kasus anggota ULP yang terjerat kasus korupsi dulu tahun 2018. Tidak ada lagi yang sanggup. Padahal kami sudah minta penambahan peraonil. Nihil,” kata Bujang.

Meski begitu, Bujang mengaku, personil yang sekarang siap tempur. Anti intervensi dan bekerja sesuai aturan.
“Bila nanti kewalahan, mau gimana lagi. Jangan salahkan ULP dengan anggapan lambat dilelang lah, ini lah atau apalah. Yang jelas, kami sudah meminta untuk cepat-cepat memasukan dokumen, biar semua tidak mepet,” tukas Bujang. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Perkuat Dukungan Hukum dan Pengamanan Aset melalui PKS dengan Kejaksaan Negeri Bukittinggi
KAI Divre II Sumbar Bersama BRI Dorong UMK Mitra Binaan Naik Kelas dan Berdaya Saing
Fadly Amran Tinjau Pembangunan SDN 01 Pasar Laban, Minta Percepat dan Bangun Tanggul
Kabut Asap Memburuk, Disdikbud Padang Terapkan PJJ untuk PAUD, SD, dan SMP
Fadly Amran Buka Promoting Rise di PNP, Dorong Kolaborasi Teknologi Kendaraan Listrik
Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027
Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:42 WIB

KAI Divre II Sumbar Perkuat Dukungan Hukum dan Pengamanan Aset melalui PKS dengan Kejaksaan Negeri Bukittinggi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:30 WIB

KAI Divre II Sumbar Bersama BRI Dorong UMK Mitra Binaan Naik Kelas dan Berdaya Saing

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:17 WIB

Fadly Amran Tinjau Pembangunan SDN 01 Pasar Laban, Minta Percepat dan Bangun Tanggul

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:15 WIB

Kabut Asap Memburuk, Disdikbud Padang Terapkan PJJ untuk PAUD, SD, dan SMP

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Fadly Amran Buka Promoting Rise di PNP, Dorong Kolaborasi Teknologi Kendaraan Listrik

Berita Terbaru