Daerah

Gawat, Pemilu 2019 Berkacamuk Di Kabupaten Agam

Lubuk Basung, Prokabar – Sekelompok warga membuat onar di salah satu tempat pemungutan suara atau TPS. Mereka protes keras dan tidak terima beberapa rekannya, ditolak mendapatkan hak pilih. Warga tersebut ditolak petugas KPPS karena hanya membawa DPS dan tidak bisa menunjukan kepemilikian KTP atau Kartu Keluarga.

Adu mulut pun terjadi, hingga akhirnya petugas KPPS meminta bantuan petugas PAM Polri, mengamankan sekelompok warga tersebut. Kondisi kembali kondusif, setelah sekelompok orang itu pergi dengan kesal dan kecewa.

Setelah pemungutan suara usai, tahap penghitungan surat suara dimulai. Sekelompok warga tadi kembali datang dengan tambahan pendukung lainnya. Saat berlangsung, salah seorang saksi caleg protes beserta massa pendukungnnya adu argumen terkait perselisihan angka pemungutan suara. 

Keributan kembali terjadi antara KPPS dengan seorang saksi caleg beserta massa pendukungnya. Petugas pun kembali meminta bantuan PAM TPS. 

Tidak puas dengan penghitungan surat suara, sekelompok orang tadi mengajak simpatisan lainnya untuk melakukan aksi unjuk rasa ke Kantor KPU. Mereka menganggap pelaksanaan penghitungan surat suara di TPS tersebut tidak benar dan telah melakukan kecurangan.

Ratusan massa pun berbondong-bondong melakukan aksi demontrasi. Informasi tersebut langsung ditangkap Kasat Intelkam Polres Agam dan langsung sampai ke Kabag Ops hingga ke Kapolres Agam, AKBP. Ferry Suwandi.

Kapolres pun langsung memerintahkan Kabag Ops menerjunkan Ton Dalmas untuk melakukan pengamanan ke Kantor KPU Agam. Meski sudah melakukan mediasi atau Negosiasi oleh tim khusus, aksi dorong hingga kericuhan pun sempat terjadi. Mobil khusus anti ricuh Dalmas pun sempat menembakan semprotan air, untuk menenangkan massa.

Merasa terdesak, massa pun berlahan-lahan mundur. Situasi tersebut langsung dimanfaatkan tim negosiator agar massa untuk tenang dan tidak memaksa petugas melakukan tindakan tegas. Berlahan-lahan, akhirnya massa bubar dan meninggalkan lokasi.

Begitulah skenario Simulasi Sispamkota yang dilaksanakan Polres Agam, Senin (25/3). Kegiatan dilaksanakan di depan Kantor Satlantas Polres Agam. Diikuti seluruh personil Polres Agam dibantu jajaran TNI, Satpol PP dan Damkar, Dishub serta BPBD Agam.

Simulasi dilakukan sebagai bentuk kesiapan petugas menghadapi kontijensi atau segala kemungkinan terjadi di saat pelaksanaan pemilu serentak 2019 nanti. 

“Sangat penting dilaksanakan sebagai upaya evaluasi dan mengukur kekuatan personil. Selain itu, sebagai bentuk kesiapan Polres Agam dalam melaksanakan pengamanan Pemilu pada 17 April 2019 mendatang,” pungkas Kapolres Agam, AKBP. Ferry Suwandi. (rud)

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top