Lebaran 2019

Gawat, Mainan Ini Makan Korban di Pasaman

Pasaman, Prokabar — Aksi koboi-koboian anak-anak memaikan pistol mainan di Pasaman, makan korban.
Mainan berpeluru plastik itu sedikitnya sudah menciderai mata 10 orang anak. Seluruh korban ini, baru terpantau dari dua tempat praktek dokter yang ada.

“Kami sangat menyayangkan hal ini terjadi. Di tempat saya saja, sudah tujuh orang anak yang berobat akibat tertembak peluru. Tidak tertutup kemungkinan masih banyak korban-korban lainnya,” kata dokter Donna yang praktek di Komplek Flamboyan, Jorong ll Pasar Rao, Nagari Tarung-Tarung, Kecamatan Rao, Jumat (7/6).

Lebih lanjut Direktur RSUD Lubuk Sikaping, dokter Yong Marzuhaili mengaku, di tempat prakteknya di Kauman, Nagari Tanjung Betung, Kecamatan Rao Selatan, juga sudah ada tiga orang korban yang ditangani.

“Semuanya juga korban peluru pistol mainan. Beruntung, yang terkena bukan bola matanya, kalaulah sempat bola mata yang kena, bisa-bisa buta,” kata dokter Yong.

Masyarakat berharap, momok menakutkan setiap tahunnya ini bisa ditangani oleh petugas dari instansi terkait. Mengingat, mainan pistol-pistol ini, sangat membahayakan. Tidak saja bagi anak-anak yang memaikan, namun juga bagi khalayak umum.

Pantauan Prokabar.com, momok pistol mainan ini sudah mendarah daging bagi anak-anak dan remaja. Asal sudah lebaran, penjualnya menyeruak dan dibeli anak-anak. Sudah seperti koboi pula mereka memegang mainan ini. Pagi-pagi, itu yang dimainkan. Apa saja yang nampak ditembak. Gawatnya, kalau sudah kumpul sesamanya, orang lewat yang ditembaki.

“Ini sangat mengganggu dan membahayakan. Kami harap aparat atau Satpol PP segera bertindak,” tukas dokter Donna. (Ola)

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top