Gawat, Kesadaran Masyarakat Pasaman Bayar PBB-P2 Masih Rendah

Penulis -

Rabu, 15 Mei 2019 - 21:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar — Retribusi paja Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Pasaman ternyata belum optimal. Padahal ini merupakan salah satu pemasukan bagi pemerintah untuk mengelola daerah itu sendiri.

Kondisi ini, sangat disayangkan Kabag Pemerintahan Umum Sekretariat Pemkab Pasaman, Djoko Rifanto. Pemkab Pasaman mencatat dalam catur wulan pertama tahun 2019 ini, tepat hingga Kamis (3/5) lalu, warga yang membayarkan PBB-P2 baru sekitar 0,3 persen dangan total Rp4,4 juta. Ini sangat jauh dari titik pencapaian.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Djoko Rifanto mengatakan, Pemda setempat menargetkan penerimaan pajak sekitar Rp1,3 Miliar di Tahun 2019.

“Pemda sudah mengintruksikan kepada seluruh camat, wali nagari sampai kejorongan untuk mengintensifkan dan mengevaluasi pelaksanaan pemungutan PBB,” kata Djoko, Rabu (15/5).

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Djoko Rifanto juga meminta kepada masyarakat untuk tidak menunda-nunda pelunasan PBB. Sebab jika nanti PBB ini tidak 100 persen terkumpul akan menjadi kendala bagi wali bagari dalam pencairan dana nagarinya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Untuk itu mari sama-sama kita sadarkan diri untuk taat dan patuh pada aturan yang ada. Salah satunya dalam pembayaran pajak. Jangan tunggu-tunggu, nanti jadi tunggakan, malah semakin ribet. Marilah kita lunasi pajak dalam waktu yang ditetapkan. Agar progres pembangunan kita di daerah ini tetap terus terjaga keberlangsungannya,” harap Djoko. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB