Gawat! Hasil Produksi Padi di Pesisir Selatan Terjun Bebas, Kok Bisa?

Penulis -

Kamis, 28 November 2019 - 14:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesisir Selatan, Prokabar — Hasil produksi padi di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumbar pada dua tahun terakhir terjun tukik.

Data dihimpun Prokabar.com di Kantor Badan Pusat Statistik (Pessel), Kamis 28 November 2019, sepanjang dua tahun terakhir hasil produksi panen padi di daerah tersebut turun dibandingkan dengan tahun 2017.

Faktanya, produksi padi Pesisir Selatan di 2018, 187.009 ton, dengan luas panen 37.128 hektare dan produktivitas 5.04 ton per hektare.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Angka itu turun dari tahun 2017 376.972 ton, dengan luas panen 67.577 hektare, dengan produktivitas 5.5 ton per hektare. Penyebab turunnya adalah luas produksi tanam yang berkurang dan alih fungsi lahan juga memengaruhi.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Hingga saat ini tidak ada kesepakatan antara Pemerintah Daerah dengan BPS soal luas tanam dan lahan. Penetapan luas dan lahan dan tanam dari Pemkab hanya menggunakan perkiraan kasat mata sedangkan BPS menggunakan alat satelit.

“Ya, benar termasuk tahun 2019 ini, karena lahan pertanian kita selain terserang hama juga irigasi kita kurang memadai, “kata Nuzirwan pada wartawan.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Selain itu, ungkapnya, alih pungksi lahan turut memicu turunnya angka produksi di ‘Negeri Berjuluk Sejuta Pesona’ ini. Namun, alih pungsi lahan tersebut tidak lah signifikan.

“Yang paling parah itu hama wereng dan diikuti dengan irigasi tidak memadai, “tutupnya. (min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB