Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Gawat, Empat Jembatan di Pasaman ‘Siap’ Menunggu Korban

Dibaca : 133

Pasaman, Prokabar — Empat unit jembatan penghubung empat kejorongan di Nagari Muaro Tais Koto Gadang Kecamatan Mapattunggul sangat memprihatinkan. Bahkan kondisinya siap untuk korban jiwa bagi ribuan warga yang melewati jembatan tersebut.

Empat unit jembatan yang rusak parah tersebut adalah jembatan Sungai Bosar, jembatan Lubuk Linjuang, jembatan Aka Simpik dan jembatan Sungai Ngebah.

Salah seorang Warga Jorong Kubu Baru, Undri merasa sedih dan pilu melihat kondisi empat unit jembatan menuju kampung mereka. Tidak hanya jembatan, jalanpun berlumpur bagaikan kubangan kerbau.

“Sangat miris sekali kondisi inprastruktur di kampung kami. Kondisi ini sudah bertahun-tahun. Bahkan sudah ada mobil warga yang membawa jagung petani yang terpuruk akibat kayu alas jembatan ambruk atau patah” jelas Undri, Rabu (4/9).

Sementara itu Anggota DPRD Pasaman Fraksi PAN, Yulisman mengalu sangat miris sekali melihat kondisi jembatan dan jalan menuju kantor walinagari dan jorong-jorong di Nagari Muaro Tais Koto Gadang. Dinilainya, ini sangat perlu menjadi prioritas bagi Pemkab Pasaman.

“Sebab, sudah ada mobil warga yang membawa hasil pertanian yang nyaris masuk sungai karena terpuruk di jembatan yang ambruk. Kalau ini tetap dibiarkan maka ekonomi rakyat akan semakin terpuruk” tegas Yulisman, putra asli Mapattunggul Selatan ini.

Menurut Yulisman, empat unit jembatan ini merupakan urat nadi perekonomian ribuan rakyat di Nagari Muaro Tais Koto Gadang, seperti Jorong Soma, Kubu Baru, Sibintayan dan Betung Busuk. Setiap hari warga melewati jembatan tersebut, baik membawa hasil pertanian maupun sembako dari pasar Rao. (Ola)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top