Gara-gara Gubernur Lempar Botol, Kalteng Putra Didenda Rp70 Juta

Penulis -

Jumat, 8 November 2019 - 08:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar – Komite disiplin (Komdis) PSSI memberikan sanksi denda Rp70 juta kepada manajemen klub dan panitia pelaksana (panpel) pertandingan Kalteng Putra akibat ulah gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran yang melempar botol.

Dalam keputusannya, Komdis menjatuhkan denda Rp50 juta untuk klub, dan sisanya kepada panpel. Selain itu, Komdis memberikan teguran keras kepada Sugianto agar tidak mengulangi perbuatannya. Patrich Wanggai juga tidak luput dari sanksi.

Baca Juga :  Porprov XVI 2026; Tim Tenis Meja Beregu Putra dan Putri Kompak Sumbangkan Perunggu untuk Tanah Datar

“Komdis PSSI menerapkan perlakuan hukum yang sama dalam menjatuhkan sanksi. Komdis telah memutuskan sanksi teguran keras kepada Sugianto Sabran, yang kebetulan merupakan Kepala Daerah Kalimantan Tengah atas tindakan pelemparan botol ke dalam lapangan pada saat menyaksikan pertandingan antara Kalteng Putera versus Persib Bandung, 1 November lalu,” demikian pernyataan Komdis melalui laman resmi PSSI.

“Dalam kasus ini, Sugianto Sabran dinilai melanggar pasal 55 junto pasal 8, junto pasal 12 Kode Disiplin PSSI dengan sanksi teguran keras. Bila terjadi pengulangan terhadap pelanggaran, hukumannya akan lebih berat. Selain sanksi individu, Komdis juga menjatuhkan hukuman kepada klub Kalteng Putra dan Panpel berupa denda Rp50 juta dan Rp20 juta.”

Baca Juga :  Futsal Porprov Sumbar 2026; Tanah Datar dan Padang Pariaman Pastikan Tiket 8 Besar

“Pemain Kalteng Putra, Patrich Steve Wanggai juga dihukum larangan bermain sebanyak dua pertandingan, dan denda Rp10 juta. Wanggai dengan sengaja menendang pemain lawan pada laga melawan Persib Bandung.

Baca Juga :  Turunkan 627 Atlet dan Oficial, KONI Tanah Datar Bidik Posisi Tiga Besar Porprov XVI 2026

Sementara itu, bek Bali United Willian Pacheco mendapat hukuman larangan bermain tambahan sebanyak satu kali, karena dianggap melakukan tindakan tidak sportif dan melanggar fair play ketika menjamu Persela Lamongan pada 31 Oktober. Di laga itu, Pacheco diganjar kartu merah pada menit ke-49.(*/mht)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Futsal Porprov Sumbar 2026; Tanah Datar dan Padang Pariaman Pastikan Tiket 8 Besar
Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar
Turunkan 627 Atlet dan Oficial, KONI Tanah Datar Bidik Posisi Tiga Besar Porprov XVI 2026
Porprov XVI 2026; Tim Tenis Meja Beregu Putra dan Putri Kompak Sumbangkan Perunggu untuk Tanah Datar
Daerah Mulai jujur, KONI Pessel Minta Pelaksanaan Porprov Ditunda
Besok Malam, Indonesia vs Vietnam: Ujian Sesungguhnya untuk Tim Garuda
Hasil Piala AFF: 3 Gol dalam 7 Menit, Indonesia Hajar Timor Leste dan Puncaki Klasemen
Preview Timor Leste vs Indonesia; Bukan Soal Menang, tapi Berapa Gol yang akan Dicetak Tim Garuda

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Futsal Porprov Sumbar 2026; Tanah Datar dan Padang Pariaman Pastikan Tiket 8 Besar

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Turunkan 627 Atlet dan Oficial, KONI Tanah Datar Bidik Posisi Tiga Besar Porprov XVI 2026

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Porprov XVI 2026; Tim Tenis Meja Beregu Putra dan Putri Kompak Sumbangkan Perunggu untuk Tanah Datar

Senin, 14 September 2026 - 10:59 WIB

Daerah Mulai jujur, KONI Pessel Minta Pelaksanaan Porprov Ditunda

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB