Pasaman, Prokabar — Gapura selamat datang di Kabupaten Pasaman teramat memprihatinkan. Kalaulah sesekali saja pengendara yang hendak masuk dan membaca tulisan di gapura ini, sudah disangka pula ada kabupaten lain di Sumatera Barat ini. Apa sebab, benar-benar tak bisa dibaca lagi tulisannya. Banyak huruf yang hilang.
“Sangat memprihatinkan. Masa gapura saja tak bisa diperbaiki atau dilakukan perawatan. Ibarat kabuoaten ini sebuah buku, gapura sama dengan sampulnya. Kalau menarik, dilihat orang, kalau tidak jangan ditanya,” kaya Yasir, salah seorang warga Pasaman, Jumat (31/8).
Warga berharap, segeralah pemerintah memperbaiki gapura yang berada di antara perbatasan Pasaman dengan Kabupaten Agam ini. Benar-benar kenak marwah Pasaman.
Pantauan Prokabar.com, rusaknya gapura ini sudah cukup lama terjadi. Sekitar satu tahun terakhir. Selain banyak huruf yang hilang, atap bagonjong yang berada dibatas gapura, juga sudah banyak yang rusak. Sampai kerangka atapnya. (Ola)
















