Daerah

Galodo Hantam Lima Puluh Kota, Masyarakat Pasaman Dihantui Kecemasan

Ilustrasi

Pasaman, Prokabar — Galodo menghondoh Kabupaten Lima Puluh Kota. Tersebar cepat informasi itu. Sampai pula ke Pasaman. Kembang kempis perut warga dibuatnya. Sebab, Pasaman juga diguyur hujan sejak Selasa (16/4) siang. Deras pula, tak henti-henti hingga pukul 20.30 WIB. Ditambah, Pasaman termasuk daerah rawan bencana.

Buktinya, akibat hujan deras, di jalur Pasaman menuju Pasaman Barat, via Kecamatan Duo Koto, banyak kayu bertumbangan ke jalan. Salah satu pengendara yang melintasi jalan, Tati Amel di laman facebooknya menginformasikan, ia dua jam lebih terkurung di jalan, akibat kayu tumbang. Tidak saja kayu tumbang, tanah longsor juga ada. Beruntung ada masyarakat dan petugas yang membantu mengevakuasi puing kayu, sehingga jalan kembali dapat dilewati.

“Kami mehimbau supaya masyarakat lebih waspada. Terutama yang bermukim di tepi kaki bukit dan sungai,” kata Kepala BPBD Pasaman, Masfet Kenedi.

Di sisi lain, hujan mengguyur Pasaman, membuat masyarakat dan penyelenggara Pemilu juga cemas. Bisa-bisa rendah partisipasi masyarakat untuk memilih. Sebab, malas keluar rumah.

“Mudah-mudahan saja ketika pencoblosan tidak hujan,” kata Reddy Saputra, Ketua PPS Nagari Tanjung Beringin, Kecamatan Lubuk Sikaping. (Ola)

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top