Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Galapuang Kembali Longsor, Sempat Tutup Akses Jalan

Dibaca : 283

Tanjung Raya, Prokabar — Bencana longsor melanda Banda Kalumpang, Jorong Galapuang, Nagari Tanjung Dan, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Jumat (24/4) malam. Material longsor itu tutup akses jalan, sehingga tidak bisa dilalui kendaraan.

“Material longsor membawa material pohon dan batuan besar. Menutupi akses jalan sepanjang 30 meter dengan ketinggian sekitar 20 sampai 50 cm. Sehingga jalan sempat tidak bisa dilewati kendaraan,” ungkap Kalaksa BPBD Agam, Muhammad Lutfi didampingi Kabid KL, Syafrizal.

1 unit pondok milik warga atas nama Epi (42) juga tertimpa longsor. Kondisi pondok saat itu sedang kosong. “Penyebab longsor diduga tersumbatnya aliran Banda Kalumpang sehingga air melimpah ke jalan dan longsor,” terangnya.

Informasi diterima sekitar pukul 18.35 WIB. Mendapati itu, Satgas BPBD Agam bersama Damkar, Polri, TNI, Camat, Walinagari dan PMI turun langsung ke lokasi kejadian. Untuk melakukan pendataan dan pembersihan material longsor.

“Setelah dilakukan pembersihan, jalan sudah bisa dilewati kendaraan pada pukul 23.00 WIB. Untuk penanganan lebih lanjut BPBD Berkoordinasi dengan PUTR Kabupaten Agam untuk tindakan lebihlanjut pagi ini,” kata Kalaksa BPBD Agam tersebut.

Sementara, Camat Tanjung Raya, Handria Asmi membenarkan kejadian tersebut. Kondisi badan jalan sempat tertutupi material longsor. Dan sempat tidak bisa dilalui kendaraan. “Setelah mendapat informasi dari masyarakat, Pemerintah Kecamatan Tanjung Raya langsung menghubungi Tim BPBD Agam. Untuk membantu pembersihan material longsor tersebut,” ujarnya.

Kondisi hujan lebat sempat membuat petugas kesulitan. “Meski demikian, material longsor berhasil dibersihkan, setelah berkoordinasi dengan OPD seperti BPBD Agam dan Satpol PP Damkar, material berhasil dibersihkan sekira pukul 23.00 WIB. Akses jalan tersebut penghubung Nagari Tanjung Sani dengan Nagari Sungai Batang,” pungkasnya. (rud)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top