Opini

Gagasan Kepemimpinan Ideal di Lembaga Pendidikan

Dibaca : 144

Oleh:

APRIZAL AHMAD*

Keberhasilan madrasah dalam melaksanakan segala aspek yang telah direncanakannya perlu didukung oleh kepemimpinan kepala madrasah. Kepala madrasah sebagai pemimpin satuan pendidikan merupakan motor penggerak sumber daya madrasah terutama guru dan karyawan madrasah.

Sebesar apapun input permadrasahan ditambah atau diperbaiki, outputnya tidak akan optimal apabila faktor kepemimpinan kepala madrasah tidak diberikan perhatian yang memadai, tersedianya dana, infrastruktur, fasilitas, dan instrumen pendidikan lainnya kurang dapat didayagunakan secara maksimal, efisien, dan akuntabel tanpa adanya kepemimpinan yang kuat, atau adanya pemimpin yang mampu menggerakkan semua komponen itu. (Sitti, 2011).

Kepemimpinan dikatakan sebagai kesanggupan individu dalam memotivasi, mempengaruhi dan menjadikan orang lain dapat berkontribusi dari dirinya untuk terwujudnya efektivitas dan keberhasilan organisasi, (Gary Yukl, 2010: 4), (House, 2012:23). Selanjutnya Clark et al (1992: 98)menyatakan bahwa kepemimpinan merupakan suatu usaha mempengaruhi, memberi petunjuk, mengarahkan, memberikan pembelajaran, aksi dan opini.Suprayogo (1999: 161) kepemimpinan merupakan perbuatan ataupun tindakan individu maupun kelompok yang menyebabkan seseorang maupun kelompok memiliki keinginan mencapai tujuan. Kepemimpinan seseorang tampak pada proses saat memberikan arahan, bimbingan, mempengaruhi dan menguasai pikiran, perilaku, atau perasaan orang lain (Purwanto, 1984: 33). Selanjutnya Maxwell (2004: 33) menyatakan bahwa kepemimpinan adalah soal pengaruh dan sosok yang mempunyai pengaruh adalah pemimpin.

Selanjutnya Winardi (2007: 36) menyatakan bahwa kepemimpinan merupakan kondisi yang mana pemimpin berusaha untuk mempengaruhi pihak lain untuk bekerja sama menjalankan tugas agar tercapai tujuan yang ditetapkan (George R. Terry dalam Syaiful Sagala,2007: 144).

Dapat disimpulkan bahwa, kepemimpinan merupakan bentuk upaya pemimpin dalam mempengaruhi orang lain untuk bekerjasama dalam mencapai tujuan organisasi. Kepemimpinan kepala Madrasah terlihat dari usaha kepala Madrasah dalam mempengaruhi sumber daya manusia yang terdiri dari para pendidik dan tenaga kependidikan untuk melaksanakan tugas guna tercapainya visi misi Madrasah.

Kepala Madrasah diberikan kewenangan yang luas dalam upaya mengorganisasikan, merencanakan, melaksanakan, mengawasi, dan mengendalikan pendidikan di Madrasah. Kepala Madrasah dituntut untuk membuat perubahan di Madrasahnya. Dengan kata lain, tugas kepemimpinan kepala Madrasah berperan sebagai pencipta perubahan secara signifikan di Madrasahnya (Kotter, 2001: 10).

Halaman : 1 2 3 4 5

Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top