Gadih Marandang, Lestarikan Kuliner Pada Pelajar Putri Minangkabau

Penulis -

Selasa, 20 Desember 2022 - 14:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maninjau, Prokabar – 90 orang pelajar tingkat SMA/Kejuruan meningikuti Festival Gadih Marandang di Linggai Park, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Akhir pekan lalu. Salah satu upaya sejumlah pihak melestarikan kuliner tradisional Minangkabau.

Emma Yohanna, Ketua DPD Perempuan Indonesia Maju Provinsi Sumatera Barat mengatakan, kegiatan ini perdana dilaksanakan di Sumatra Barat. Ada dua program pendukung pelestarian budaya sebagai daya tarik wisata nantinya.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Kita wanita Minangkabau dahulu tidak perlu diajarkan memasak masakan tradisional. Karena keseharian kita sangat rutin dilakukan bersama ibu-ibu kita. Berbeda dengan kondisi saat sekarang ini, serba instan dan serba kebarat-baratan,” ungkapnya.

Agar kelestarian budaya dan kuliner tradisional berjalan baik, dibutuhkan program dan gerakan berkelanjutan.

“Kita dari Perempuan Indonesia Maju jelas memiliki motivasi tinggi untuk ini. Dan kita akan melanjutkannya ke 18 kabupaten dan kota nantinya,” ujar anggota DPD RI ini.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Lidiya Ningsih, Wakil Kesiswaan sekaligus guru pendamping pelajar SMA Negeri 1 Tanjung Raya sangat menyambut baik kegiatan tersebut.

Selain sangat bermanfaat untuk kelestarian kuliner Minangkabau, juga memberi pengalaman sekaligus pembelajaran berharga pada calon-calon Bundo Kandung ini.

“Kita sangat senang, meski kita dari sekolah non tata boga tetap berkesempatan mengikuti perlombaan kuliner ini. Kebetulan dalam ekskul dan projek kurikulum merdeka pada kewirausahaan, kuliner tradisional juga sudah berlangsung baik. Sehingga tidak canggung mengikuti festival kuliner ini,” jelasnya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Alhamdulillah, pada Festival ini kami berhasil meraih Juara 1 dari 17 peserta yang datang dari berbagai sekolah se-Sumatera Barat. Semoga pelestarian kuliner tradisional ini terus berlanjut tahun depan,” tutupnya. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB