Forum Betawi Rempug Temui Presiden, Ini Pembahasan Mereka

Penulis -

Selasa, 19 Maret 2019 - 08:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar — Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno menerima Pimpinan Forum Betawi Rempug (FBR) di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (18/3) kemarin.

Seusai pertemuan kepada wartawan Ketua Umum FBR Lutfi Hakim mengatakan, kedatangan pimpinan FBR itu sekaligus mewakili sekian banyak masyarakat adat, salah satunya adalah masyarakat Betawi untuk mengucapkan terima kasih atas kepedulian Presiden terhadap adat-adat, lembaga-lembaga adat yang ada di Nusantara ini, seperti lembaga adat masyarakat Betawi.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

“Kami menyampaikan ucapan terima kasih atas kepeduliannya terhadap masyarakat Betawi, karena sejak beliau menjadi gubernur sampai sekarang menjadi presiden masih punya kepedulian terhadap budaya masyarakat Betawi,” ucap Lutfi.

Mengenai kepedulian terhadap budaya Betawi itu, Ketua Umum FBR itu menunjuk saat ada pencetakan uang baru, masyarakat Betawi meminta setidaknya ada satu ikon budaya atau tokoh Betawi dalam mata uang yang baru, karena sepanjang bangsa Ini merdeka tidak pernah ada ikon masyarakat Betawi di dalamnya.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

“Kami minta satu, dikasih dua, yaitu pada uang kertas Rp100.000 (Tari Topeng Betawi) dan Rp2.000 (tokoh Betawi Mohammad Husni Thamrin),” ujar Lutfi.

Saat ditanya wartawan mengenai permintaan Presiden untuk membantu menangkal hoaks, Ketua Umum FBR Lutfi Hakim mengemukakan, jauh sebelum Presiden menugaskan, pihaknya sudah melakukan deklarasi antihoaks.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

“Setidaknya teman-teman yang setiap saat berinteraksi dengan masyarakat, paling utamanya keluarganya, lalu di gardu-gardu, di kepengurusan RW, mereka bisa berdialog dengan masyarakat secara langsung untuk mengantisipasi berita-berita palsu, karena itu tidak hanya membahayakan kita tapi juga membahayakan masyarakat secara keseluruhan,” pungkas Lutfi. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB