Trending | News | Daerah | Covid-19

Film

Film Ambu, Siap Kuras Air Mata Penonton. Intip Sinopsisnya Yuk!

Dibaca : 1.9K

Jakarta, Prokabar – Satu lagi film anak bangsa kembali hadir menghiasi layar lebar. Film Ambu : Semesta Pertama dan Terakhirku akan tayang di bioskop 16 Mei mendatang. Film garapan sutradara pendatang baru Farid Darmawan ini menceritakan kisah konflik keluarga antara anak dan ibu.

Mengangkat budaya pedalaman Baduy, film ini menampilkan artis peran kenamaan seperti Widyawati dan Laudya Cynthia Bella. Keduanya akan memerankan sosok ibu (Misnah) dan anak (Fatma) yang saling bertentangan.

Konflik antara ibu dan anak ini terjadi ketika Fatma memilih keluar dari adat Baduy dan memilih menikah dengan pria asal Jakarta. Kondisi inilah yang membuat Fatma harus mengambil resiko yaitu harus keluar dari kampung adat dan dianggap bukan lagi satu suku.

Konflik ibu dan anak suku Baduy diperankan Widyawati dan Laudya Chintya Bella

Hanyut akan buaian cinta pria pilihannya, Fatma akhirnya meninggalkan ibunya seorang diri. Bahkan Fatma dikaruniai anak perempuan bernama Nona (diperankan Lutesha). Dibesarkan di lingkungan perkotaan, Nona tumbuh jadi anak modern.

Siapa sangka perjalanan rumah tangga Fatma kandas di tengah jalan. Tidak hanya itu saja, usaha catering Fatma pun hancur. Alhasil kehidupan Fatma porak poranda. Ditengah kebingungan mencari tempat mengadu, Fatma lantas kembali ke kampung halaman dan menemui ibunya.

Siapa sangka Fatma justru harus berhadapan dengan dua orang yang dicintainya yaitu ibu dan anaknya. Nona, anak milenial ini tidak terima bila harus tinggal di perkampungan yang jauh dari kata modern. Ia terus menyalahkan ibunya karena membawanya ke tempat yang tidak disukainya.

Hubungan berjenjang antara ibu dan anak, nenek dan cucu itulah yang dijajakan di film ini. Bagaimana sang cucu yang berasal dari anak kota akhirnya tertarik untuk menetap di sana, meninggalkan semua hingar bingar kehidupan kota.

Dari sini penonton akan disuguhi drama penolakan, amarah, tawa dan penerimaan dengan cara paling sederhana, tapi mengena. Tak mengherankan, banyak yang seakan malu untuk menyeka air mata, saat film berlangsung. Sosok ibu yang tak terpermaknai ini sangat berkelas dibawakan oleh aktris kawakan Widyawati.

Penasaran kelanjutannya seperti apa? Tunggu tanggal mainnya saja ya. (beb)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top