Pasbar, Prokabar – Festival titik Kulminasi di Sasak Ranah Pasisie resmi dimulai sejak Rabu (21/3). Festival tersebut dimulai dengan melakukan penanaman pohon sebnayak 2.200 batang bersama di Pantai Muaro Sasak oleh Bupati Pasaman Barat Syahiran dan Forkopimda Pasbar.
Selain itu, Festival Titik Kulminasi juga menampilkan permainan tradisional layang-layang, melihat titik kulminasi matahari, lomba Gandang Tasa, turnamen voli pantai tingkat Sumbar, konservasi penyu, dan penanaman mangrove.
Bupati Syahiran menyampaikan, bahwa Festival Titik Kulminasi merupakan kegiatan yang sangat bagus dan perdana dihelat di Pasaman Barat. Festival ini pun akan dijadikan sebagai even tahunan pariwisata, karena dinilai mampu mempromosikan objek wisata yang ada di titik nol kilometer Kecamatan Sasak Ranah Pasisie.
“Kegiatan ini perlu kita dukung bersama. Ini objek wisata kita yang perlu kita promosikan kepada masyarakat luas. Melalui Asita dan para penggiat wisata kami berharap sampaikanlah bahwa objek wisata Sasak Rancak Tacelak yang berada di Sasak Ranah Pasisie ini sudah bagus,” papar Syahiran.
Selain itu, Syahiran meminta kepada masyarakat untuk terbiasa menerima wisatawan dari luar. Karena pelayanan di objek wisata merupakan tolak ukur dalam kualitas objek wisata.
“Seperti pelayanan parkir, pelayanan rumah makan. Jangan sampai tukang parkir memalak, rumah makan memasang tarif tinggi. Kita biasakan berprilaku sopan,” papar Syahiran.
Syahiran juga mengapresiasi camat Sasak Ranah Pasisie dan Forkopimca wilayah tersebut atas kerja kerasnya. Selain itu, semangat masyarakat dalam menggerakkan objek wisata perlu terus dipupuk dan dibina.
Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 21 s/d 23 Maret tersebut didasari karena melihat titik kulminasi tepat pada 21 Maret pukul 12.48 menit. Pada saat itu, titik kulminasi melewati Pantai Muaro Sasak. Pada kesempatan itu pula, BMKG Padang Panjang ambil bagian dalam kegiatan festival kulminasi tersebut.
Camat Sasak Ranah Pasisie Nur Fauziah Zein menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak lepas dari dukungan semua pihak. Tanpa dukungan pihak yang peduli dengan Sasak Ranah Pasisie kegiatan tersebut tidak akan berjalan dengan baik.
“Terimakasih kepada pihak yang peduli dengan kegiatan ini. Kami ingin, festival ini bisa berjalan dengan baik selama rangkaian kegiatan berjalan. Tentunya, kami juga butuh dukungan semua pihak, agar kegiatan ini bisa berjalan dengan baik dan berkelanjutan,” harap Nur Fauziah Zein.(eym)
















