Daerah

Fenomena Lidah Badai Kembali Terjadi Di Tengah Laut Pariaman

Pariaman, Prokabar — Fenomena Lidah Badai kembali terjadi di tengah laut Pariaman, Senin (14/1). Kejadian yang sama juga pernah terjadi pada kamis sore (3/5) 2018 lalu. Sebagian masyarakat ada yang menyebutnya angin tornado atau angin puting beliung.

Frenki Putra Utama (25), salah satu warga yang sempat melihat dan merekam langsung kejadian tersebut mengatakan, semua masyarakat berada di tepi pantai, tersentak kaget fenomena tersebut. Sebagian masyarakat merekam dengan henpon gemggam yang dimiliki.

“Kejadian pukul 4 sore da rud. Awalnya awan hitam mengandung hujan. Tiba-tiba langsung terlihat angin puting beliung tersebut. Lokasi disekitar di belakang Pulau Angso Duo menuju ke arah Tiku,” Terang Frenki.

Anggota Tabuik Diving Club, salah satu komunitas pelestari dan pemerhati lingkungan hidup tersebut kebetulan bersama sahabatnya, Uul dan Arief. Dan kemungkinan besar masyarakat yang berada di dekat pantai, melihat kejadian tersebut.

“Kalau melihat langsung, baru kali ini saya melihat. Perasaan saya sangat takut dan cemas. Tidak terbayangkan, seandainya kejadian berada di daratan. Apa yang akan terjadi kepada kita sebagai manusia, bangunan dan sebagainnya?. Tidak akan ada daya dan upaya selain lari atau pasrah diombang-ambing angin yang begitu dahsyat,” pungkasnya. (rud)

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top