Febby Dt. Bangso Berharap BUMNag di Sumbar jadi Model Percontohan Nasional

Penulis -

Senin, 16 Juli 2018 - 16:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bukittinggi, Prokabar – 140 Orang Pengurus Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) Se-Sumatera Barat mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) dari Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDTT) RI di Hotel Pusako Bukittinggi, Senin (16/7).

Kegiatan selama tiga hari berturut-turut tersebut menargetkan BUMNag model menjadi percontohan nasional.

Staf Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDTT) Febby Dt. Bangso menyebutkan, seluruh peserta yang hadir agar serius dan bersungguh-sungguh untuk mengelola dan membangun BUMNag yang dikelola.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Saat ini tercatat 140 BUMNag dan diundang hadir dalam kegiatan Bimtek dan akan mendapatkan dana stimulan yang lebih besar dari Kementrian Desa nantinya.

“Kami harapkan BUMNag di Sumbar ini menjadi percontohan. Dengan itu BUMNag akan menjadi perhatian dari pemilik modal, terutama bank,”kata Febby.

Untuk memajukan BUMNag lanjutnya, diperlukan ide yang kreatif. Terutama menjadikan masalah di nagari tersebut menjadi peluang. Menjalin kerjasama dengan Akademisi seperti Unand, Media Masa, atau mencari informasi di Jaringan Internet terkait pengelolaan sebuah BUMNag atau BUMDes di Web Kementerian Desa dan PDTT RI.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Selain itu, kita sudah digandeng Bank Nagari Indonesia (BNI) untuk membantu modal maupun hal lainnya,” lanjutnya.

Produk-produk bank yang dapat dimanfaatkan untuk usaha BUMNag adalah penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Karena pemanfaatan KUR masih sangat minim. Secara keseluruhan baru mencapai 38 persen.

Disisi lain, masyarakat petani khususnya enggan mengurus KUR. Alasannya sulit dan tidak ada waktu.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Pemanfaatan dana desa jangan hanya untuk pembangunan jalan semata. Hendaknya juga mengembangkan BUMNag sebagai penopang kesejahteraan masyarakat. Majunya BUMNag tidak hanya mengutamakan untung rugi, tapi juga pada dampak sosial.

“Sosial benefitnya akan ada jika BUMNag maju. Contohnya usaha keuangan perbankan, dengan mempermudah masyarakat adalah sosial benefit,” tutup Staf Ahli Menteri Desa dan PDTT tersebut. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB