FEATURE – Pakai Makser, Awalnya Bak Memandikan Kambing

Penulis -

Selasa, 24 November 2020 - 15:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PADANG – Menyuruh warga komunal memakai masker, awalnya bak memandikan kambing. Sekarang? Jadi kebiasaan baru.

Walau begitu, ada sebagian kecil elemen menyeret protokol kesehatan musim Covid ini, sebagai debat kusir. Berdebat saja isi kepalanya, bukan lagi soal kesehatan.

Jika direnungkan, inti masalah tak lain kesehatan itu. Ini sudah ditaati oleh mayoritas warga Indonesia. Ini disebut arus utama. Arus kecil yang bandel, memilih berbagai alasan untuk menolak tapi mereka takut juga sakit.

Sebagian lain tetap berkerumun pakai masker, baik karena urusan politik pilkada atau karena rindu komunal.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Rindu kumpul itu merupakan sikap dasar bangsa Indonesia. Mereka senang bersama. Itulah kenapa mobil niaga laku, karena muat banyak orang.

Apalagi sebentar lagi akan ada pula libur-liburan, makin meminta energi. Kadang Satgas sudah bak guru TK saja, susah sekali mengatut peserta didik. Maunya main saja.

Padahal menggunakan masker di tengah pandemi Virus Covid-19 tidak boleh disepelekan. Meski tidak bisa digunakan untuk mencegah seluruh virus, tapi penggunaan masker bisa menurunkan kerasnya gejala saat Anda terinfeksi virus tersebut.

Melansir dari South China Morning Post, infeksi Virus Covid-19 berbeda dengan infeksi virus flu. Puncak infeksi virus flu terjadi satu hari setelah gejala muncul. Sedangkan orang yang terinfeksi Virus Covid-19 bisa mengalami puncak infeksi tanpa gejala apapun.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Virus Covid-19 bisa keluar dari mulut atau hidung orang-orang yang tidak menunjukkan gejala sama sekali. Para peneliti mengatakan bahwa fakta itulah yang membuat cara pencegahan Virus Covid-19 berbeda dengan virus flu biasa.

Menggunakan masker kain memberikan perlindungan utama bagi penggunanya. Masker kain bisa menyaring partikel virus sehingga sangat penting untuk dipakai.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Semakin sedikit jumlah Virus Covid-19 yang terhirup, semakin ringan pula gejala yang Anda alami. Jika Anda menghirup banyak virus, gejalanya yang muncul semakin parah bahkan menyebabkan kematian.

Penerapan praktik 3T (Tracing, Testing, Treatment) sama pentingnya dengan penerapan perilaku 3M (menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak). Kedua hal tersebut adalah upaya untuk memutus mata rantai penularan COVID-19.

Hanya saja, penerapan praktik 3T masih perlu ditingkatkan pemahamannya di masyarakat, mengingat masyarakat lebih mengenal 3M yang kampanyenya dilakukan terlebih dahulu dan gencar. (vina)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB