Tanah Datar, Prokabar – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar mulai mempersiapkan tatanan new normal. Berdasarkan instruksi Bupati Tanah Datar nomor 443/81/O.pCH-GT/2020 yang diterbitkan beberapa waktu lalu, memuat berbagai poin tentang pelaksanaan PSBB perpanjangan dengan penekanan diantaranya, melakukan persiapan dan pemberlakuan tahap-tahap menuju tatanan Normal Baru (New Normal), mendisiplinkan masyarakat untuk melaksanakan protokol Covid-19, melakukan pengendalian penyebaran Covid-19 dengan melakukan tindakan maksimal berupa testing, penelusuran (tracing), isolasi (isolation)/karantina dan perawatan (treatment) dan mendukung daerah kabupaten/kota yang melaksanakan tahapan tatanan Normal Baru (New Normal).
Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Datar Irwandi menyampaikan, Tanah Datar telah lakukan persiapan dalam menyonsong New Normal (Normal Baru). Dalam masa perpanjangan PSBB yang memang diperuntukkan sebagai masa persiapan, Pemerintah Tanah Datar melakukan berbagai upaya, seperti menyampaikan informasi ke masyarakat tentang langkah yang harus dipatuhi dalam masa new normal nanti.
Langkah utama Pemkab dalam menyambut New Normal adalah mempersiapkan sarana prasarana dan tenaga kesehatan, mulai di puskesmas sampai RSUD M. Ali Hanafiah.
“Tentu yang menjadi perhatian utama kita adalah bidang kesehatan ini, karena nanti ketika masa Normal Baru berlaku dan ada peningkatan jumlah masyarakat terpapar, kita sudah siap,” katanya.
Di RSUD M. Ali Hanafiah, kata Irwandi, saat ini sudah ada 5 kamar beserta fasilitas untuk pasien Covid-19.
“Ketika Normal Baru diberlakukan dan terjadi penambahan atau lonjakan pasien, maka tetap di kirim ke RSUD Rujukan Pemprov Sumbar karena di samping banyak, fasilitas dan obat untuk kesembuhan tersedia, RSUD M. Ali Hanafiah dipakai ketika RSUD rujukan Pemprov Sumbar lain penuh,” ungkapnya.
Namun, tambah Sekda, kejadian penambahan penyebaran Covid-19 menjadi hal yang tidak kita inginkan.
“Tentu kesadaran dan dukungan masyarakat terhadap pelaksanaan prosedur dan ketetapan dalam Normal Baru nanti sangat kita harapkan, terutama di pasar, tempat wisata, tempat ibadah dan tempat yang berpotensi ciptakan keramaian lainnya. Kuncinya ada dua, pakai masker dan rajin cuci tangan dengan sabun dan ingat tetap jaga jarak,” himbaunya.
Lebih lanjut Sekda Irwandi mengungkapkan, ke depan dalam tahapan Normal Baru nanti, berbagai sektor akan dibuka kembali. Sektor Pariwisata akan dibuka sejalan dengan penetapan Normal Baru, ini ditujukan untuk menggerakan perekonomian di Tanah Datar. Namun destinasi wiaata akan diterapkan prosedur dan ketetapan menghindari Covid-19, seperti di Istano Basa Pagaruyung yang akan dilengkapi cuci tangan dan wajib masker, serta jumlah pengunjung dibatasi naik ke rumah gadang. (eym)
















