Padang, Prokabar – Tokoh Muda Sumbar, Fajar Rusvan diangkat menjadi Ketua Umum dalam Pelaksanaan Musda I DPD GRANAT (Gerakan Nasional Anti Narkotika) Sumatera Barat. Fajar dipilih secara aklamasi oleh DPC yang hadir pada 3 Desember 2022.
Musda I DPD GRANAT Sumbar itu mengusung tema “Sumatera Barat Ledakkan Peredaran Narkotika Menuju Indonesia Emas 2045”. Kegiatan dibuka dengan serangkaian acara pembukaan dan sambutan dari Penyelanggara yang diwakili oleh Asril serta Ketua DPD Granat Sumatera Barat, Novi Zulfikar.
Sebelum sidang penetapan ketua Umum, Fajar Rusvan selaku satu-satunya calon ketua yang diangkat secara aklamasi menyampaikan sebuah orasi. Dalam orasi tersebut Ia menyampaikan kesiapannya untuk memimpin DPD GRANAT Sumatera Barat.
“Organisasi ini merupakan wujud dari pengabdian terhadap bangsa dan negara. Oleh karena itu atas dasar kolaborasi saya siap menerima tantangan untuk bersama-sama memajukan GRANAT.” Tegas Fajar Rusvan yang sehari-hari disibukkan dengan kegiatan menulis Buku Biografi tersebut.
Nama Fajar Rusvan memang lebih dikenal lewat karya-karyanya sebagai penulis sekaligus Pendiri dan Pemimpin JC Institute, sebuah lembaga yang bergerak dibidang penulisan dan penerbitan buku. Bertemu dengan berbagai tokoh inspiratif memberikan banyak pelajaran kepada Fajar Rusvan diantaranya perkara kepedulian. Hal inilah yang menjadi latar belakang keikutsertaannya dalam organisasi GRANAT.

Selama beberapa bulan belakangan Ia aktif dalam berbagai kegiatan DPD GRANAT Sumatera Barat baik kegiatan intern pengurus maupun dalam diskusi dan dialog didepan publik untuk mengemukakan gagasan dan pandangannya terhadap berbagai kasus penyalahgunaan Narkotika di Sumbar.
Sementara itu, Novi Zulfikar sebagai Ketua DPD GRANAT Sumatera Barat periode sebelumnya mengawali sambutannya dengan bernostalgia mengingat bagaimana sejarah awal pendirian GRANAT.
“Ormas ini pada tingkat Nasional dideklarasikan pertama kali pada tahun 1999 di Jakarta. Pendiriannya dilatarbelakangi maraknya penyalahgunaan dan peredaran narkotika terutama dikalangan generasi muda yang begitu pesat pada masa itu. Untuk mengoptimalkan kinerja pendirian organinasi cabang dilakukan di berbagai daerah di Seluruh Indonesia, termasuk Sumatera Barat,” paparnya.
GRANAT DPD Sumatera Barat terbentuk dan aktif sejak tahun 2007 dengan ketua Pertama Novi Zulfikar yang kemudian menahkodai ormas tersebut selama tiga periode. Dalam perjalanannya DPD GRANAT Sumatera Barat mengambil posisi sebagai wadah untuk mengedukasi masyarakat agar terhindar dari penyalahgunaan Narkotika.
Menjalankan tugasnya, GRANAT Sumbar turut berkontribusi dalam melakukan penyuluhan kepada masyarakat, audiensi dengan stake holder seperti Kejati, Kesbang dan Kapolda, serta berkontribusi dalam mendampingi Kepolisian melakukan razia dan penangkapan beberapa kasus penyalahgunaan narkotika.(rls)
















