Evaluasi PSBB, Pemkab Agam Bagi Tim Monitoring Ke 16 Kecamatan

Penulis -

Sabtu, 25 April 2020 - 09:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agam, Prokabar — Pemerintah Kabupaten Agam melakukan monitoring sekaligus evaluasi pemberlakuan Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB) ke seluruh kecamatan di Kabupaten Agam, Jumat (24/4). Melihat langsung proses penerapan physical distensing pada masyarakat di hari pertama Ramadhan 1440 Hijrah atau tahun 2020 ini.

Wakil Bupati Agam, Trinda Farhan Satria menyebutkan Pemkab Agam telah membagi 16 Tim Monitoring tersebut dan telah menyebar ke 16 kecamatan se Kabupaten Agam. Ia sendiri memimpin Tim Dua bersama Kadisperindak dan Sekretaris Pertanian dan Dinas Kesehatan Kabupaten. Melakukan monitoring pasar pabukoan di Kecamatan Tanjung Raya.

“Ya yang pertama itu, Pemkab Agam biasanya membentuk Tim Safari Ramadhan. Namun di di tahun ini kita menyesuaikan. Terkait PSBB. Maka dibentuklah Tim monitoring PSBB melakukan evaluasi penerapannya di masyarakat. Tugasnya melakukan monitoring, interaksi sosial dan sosialisasi,” terangnya.

Trinda melanjutkan ada dua hal khas selama Ramadhan ini. Pertama tentang kegiatan Ibadah keagamaan dan kedua, pasar pabukoan. “Sesuai dengan himbauan dan sosialisasi sebelumnya, sejauhmana penerapan masyarakat dalam penerapan PSBB. Hal ini akan menjadi catatan evaluasi kita di Forkopimda Agam nantinya,” kata Wakil Bupati Agam.

Sesuai berbagai aturan PSBB yang telah diedarkan, dihari pertama ini kita akan melakukan monitoring kegiatan Sholat berjemaah Tarawih atau sholat Jumat. Sesuai himbauan untuk sementara ditiadakan. “Masyarakat diminta untuk cukup sholat di rumah. Bertujuan untuk mencegah terjadinya penularan Covid 19 tersebut. Dalam hal itu, ulama kita dan Kemenag Agam sudah mengeluarkan fatwa serta dalilnya.” tuturnya.

Terkait pasar pabukoan, kita sudah melakukan berbagai inovasi setiap kecamatan dengan pabukoan online. “Kita tidak melarang masyarakat berjualan. Namun kita sudah memberikan batasan-batasan sesuai ketentuan PSBB sehingga dapat dipahami dan diterapkan masyarakat. Bertujuan memutus mata rantai Covid 19,” ujarnya.

Mantan Anggota DPRD provinsi Sumatra Barat ini juga menerangkan, sama seperti Tim Safari Ramadhan tahun lalu, masing-masing Tim diketuai Kepala Forkopimda, seperti Bupati, Wakil Bupati, Kejari, Kepala Pengadilan Negeri, Kapolres, Kalapas, Dandim 0304 Agam, Sekda, Assisten dan Kepala OPD lainnya. “Setiap tim telah bergerak melakukan monitoring. Dan masing-masing tim akan terus berkelanjutan monitor ke seluruh kecamatan se Kabupaten Agam,” lanjutnya.

Pemerintah Daerah berharap masyarakat dapat mengikuti segala aturan yang telah diedarkan. Karena wabah Covid 19 sangat berbahaya dan cepat menyebar. “Kita harus bersama-sama melawan wabah ini, karena hanya bisa dilakukan dengan dukungan semua pihak. Termasuk masyarakat yang beraktifitas sehari-hari. Semoga wabah ini cepat berakhir dan aktifitas kembali normal,” pungkas Wakil Bupati Agam tersebut. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB