Episode 7 ‘Se2ruan’ : Debut Single ‘Titik Temu’, Deabdil Capai 100 Ribu Viewers YouTube dan Spotify

Penulis -

Rabu, 15 Juli 2020 - 10:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar – Sekali pun tak pernah terbesit di pikiran Deabdil bila debut single ‘Titik Temu’ disukai penikmat musik Indonesia. Penyanyi asal Subang, Jawa Barat ini tadinya hanya ingin menuangkan perasaan hatinya lewat sebuah lagu.

“Sampai sekarang masih nggak percaya bisa sampai di titik ini. Alhamdulillah ternyata banyak yang dengar dan suka dengan lagu ‘Titik Temu’. Tadinya saya pikir hanya teman-teman aja yang dengar, itu juga dipaksa,” seru Deabdil disambut tawa pemandu acara ‘Se2ruan’, Ifan Ohsi.

Obrolan keduanya selama satu jam menarik perhatian warganet untuk bergabung di akun Instagram @Se2ruan. Abdil, sapaan akrab Deabdil mengucapkan terimakasih karena video lirik di YouTube dan platform musik Spotify mencapai 100 ribu pendengar.

“Wow..keren. Debut single capai seratus ribu viewers di YouTube dan Spotify,” seru Ifan Ohsi disusul suara tepuk tangan tim ‘Se2ruan’.

Deabdil debut single 'Titik Temu' capai 100 ribu viewers YouTube dan Spotify

Dibalik kesuksesan Abdil, Ifan memancing narasumbernya untuk mengisahkan kembali apa makna dari ‘Titik Temu’. Banyak pendengar yang banyak mengasumsikan arti dari lagu Abdil.

“Banyak yang bilang lagu LDR, pertemuan di akhirat nanti dan masih banyak artian lainnya. Tapi sebenarnya saya buat ‘Titik Temu’ ini ketika saya merasakan rindu pada orangtua,” aku Abdil.

“Jadi Abdil ini anak perantauan yang tinggal di Jakarta dan orangtuanya di Subang. Pas perjalanan pulang naik kereta ciptain lagu ‘Titik Temu’ begitu kan!” timpal Ifan menambahkan.

“Lagi di kereta dapat lirik untuk reff nya lalu sampai di stasiun tujuan di rekam di toilet, takut lupa. Jadi banyak cerita deh tentang lagu ini,” beber Abdil.

Selain itu, Abdil juga mengisahkan tentang proses pembuatan video liriknya. Sebagai visual designer, Abdil tak mau bila penggarapannya asal asalan.

“Satu bulan saya minta karantina sendiri. Minta izin ke Arseri (label) untuk tidak memegang projek dulu. Alhasil inilah jadinya,” singkat Abdil.

Dari sekian objek visual yang dipakai Abdil dalam projek video liriknya, pria kelahiran 24 Juni 1994 ini memilih burung origami. Apa alasannya?

“Burung origami ternyata setelah dicari artinya adalah sebuah pengharapan. Burung dara disebut sebagai kesetiaan. Ibaratnya sebuah pengharapan doa kepada Tuhan yang terkabul dengan menggerakkan hati manusia untuk saling bertemu,” pungkas Abdil. (beb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Permata Warokka Luruskan Isu : ‘Bukan Istri Fariz RM, Tapi Rekan Profesional di Industri Musik’
‘Sampai Kapan’ , Debut Single Sang Maestra Ussy Pieters
Gerakan Satu Visi Ajukan Uji Materiil UU Hak Cipta ke Mahkamah Konstitusi 
Lanjutkan Kiprah Mendiang Ayahnya, Dimas Supartono Kenalkan Lagu “Seandainya”
Sinergi Bunga Citra Lestari (BCL) dan Penyanyi Malaysia Yuna, Lahirkan Single ‘Watak Utama’
Gelaran Konser ‘GIGINFINITY’, 30 Tahun GIGI Berkarya
Tercatat Jadi Alumni ‘Serdadoe 88’, Lady Rocker Tia Veres Mengaku Teringat Masa Masa Indah di Sekolah
Bawakan Lagu ‘Teman Rasa Pacar’, Lyia Jadi Trending di Youtube

Berita Terkait

Selasa, 5 Agustus 2025 - 15:59 WIB

Permata Warokka Luruskan Isu : ‘Bukan Istri Fariz RM, Tapi Rekan Profesional di Industri Musik’

Minggu, 15 Juni 2025 - 20:01 WIB

‘Sampai Kapan’ , Debut Single Sang Maestra Ussy Pieters

Kamis, 20 Maret 2025 - 17:47 WIB

Gerakan Satu Visi Ajukan Uji Materiil UU Hak Cipta ke Mahkamah Konstitusi 

Kamis, 13 Maret 2025 - 21:22 WIB

Lanjutkan Kiprah Mendiang Ayahnya, Dimas Supartono Kenalkan Lagu “Seandainya”

Kamis, 12 September 2024 - 15:51 WIB

Sinergi Bunga Citra Lestari (BCL) dan Penyanyi Malaysia Yuna, Lahirkan Single ‘Watak Utama’

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB