Empat Unit Serine EWS Tidak Hidup, Ini Dilakukan BPBD Agam

Penulis -

Kamis, 29 Oktober 2020 - 11:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agam, Prokabar — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, melakukan pengecekan pada alat peringatan dini Tsunami Early Warning System (EWS). Pengecekan dilakukan pada Senin (26/10) lalu, sebagai kegiatan rutin tiap bulannya.

Dari 8 unit serine EWS dan 1 unit serine BMKG, 5 unit diantaranya dinyatakan hidup. Sementara, 4 unit dinyatakan tidak aktif.

“5 unit Serine EWS yang hidup terletak di SMAN 1 Tanjung Mutiara, Puskesmas Pembantu Gasan Kaciak, Mesjid Suhada Subang-Subang, Mesjid Taqwa Labuhan dan Mesjid Muaro Putuih. Sementara, 3 unit Serine EWS dan 1 unit Serine BMKG yang tidak aktif yakni terletak di Mesjid Ujuang Labuang, Mesjid Al Hidayah Masang, Mesjid Pasia Paneh. Dan Serine BMKG Terletak di Kantor Camat Tanjung Mutiara,” ungkap Kalaksa BPBD Agam, Muhammad Lutfi saat dihubungi Prokabar.com, Kamis (29/10).

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Dalam hal ini BPBD Agam akan berupaya memperbaiki dan memaksimalkan perbaikan agar seluruh serine itu dapat berfungsi. Sehingga disaat terjadi darurat bencana, dapat melakukan minimalisir korban nantinya.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Kalaksa BPBD Kabupaten Agam, Muhammad Lutfi menjelaskan, 4 unit EWS yang sempat tidak hidup, 2 unit diantaranya telah diservice dan telah berfungsi kembali. Sementara dua unit lagi masih proses pengecekan dan perbaikan.

“Tidak berfungsinya alat ini, disebabkan tidak terkoneksinya jaringan telekomunikasi dengan perangkat yang ada,” terangnya.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

EWS adalah alat untuk mendeteksi berbagai gejala alam yang kemungkinan dapat menyebabkan timbulnya tsunami, serta memberikan peringatan dini kepada masyarakat, sehingga dapat meminimalisir resiko bencana.

“Terkait pengecekan alat peringatan dini Tsunami Early Warning System (EWS). Dan pengecekan dilakukan rutin dilakukan setiap tanggal 26 setiap bulannya, secara serentak di Indonesia,” pungkasnya. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB