Lubuk Basung, Prokabar – Bencana Banjir Bandang melanda Nagari Balingka dan Koto Tuo, Kecamatan Ampek Koto, Kabupaten Agam, Selasa (28/3).
Kejadian itu sekitar pukul 18.25 WIB berdasarkan laporan pemerintah nagari setempat sekitar pukul 21.00 WIB.
Kalaksa BPBD Agam, Bambang Warsito menginformasikan terjadi Banjir Bandang dan membanjiri ruas jalan di Jorong Galudua, Nagari Balingka dan memasuki rumah warga di Jorong Koto Baru Nagri Koto Tuo, Kecamatan IV Koto.
“Curah hujan cukup tinggi disertai angin kencang menyebabkan ruas jalan tergenangi air di Jorong Galudua Nagari Balingka. Dan saat ini air sudah mulai surut. Sedangkan di Jorong Koto Baru, Nagari Koto Tuo memasuki teras rumah masyarakat dengan ketinggian mencapai 2 meter,” ungkapnya.
Pemilik rumah yang dimasuki banjir bandang terdata pertama milik Yetri Wati (53). Air memasuki rumahnya dengan ketinggian mencapai 2 meter. Kondisi rumah rusak parah dan rumah tidak bisa ditempati. Kerugian diperkirakan puluhan juta rupiah.
Korban banjir bandang kedua milik Gusdi Herman (47). Rumah korban dimasuki air setinggi 20 centimeter.
Selanjutnya rumah milik Mirawati (41), air memasuki rumahnya dengan ketinggian mencapai 10 centimeter dan kerugian diperkirakan sekitar satu juta rupiah.
Rumah korban terakhir Elasa Mardiana (34). Banjir memasuki rumahnya ketinggian mencapai 20 centimeter, kerugian diperkirakan satu juta rupiah.
“Beruntung tidak ada korban jiwa. Saat ini kita telah berkoordinasi dengan Pemerintah Nagari untuk pendataan dan turut ke lokasi melakukan pembersihan,” tutupnya. (rud)
















