Agam, Prokabar – Empat orang mahasiswa S1 FIB Unand yakni Suciati Agustin (Sastra Inggris), Tri Fitri Tukma (Sastra Indonesia), Jihan Fadila (Sastra Jepang), dan Fadila Dayaning (Ilmu Sejarah) menerima penghargaan sebagai mahasiswa berprestasi secara simbolik oleh Dekan, Dr. Hasanuddin, M.Si. Penyerahan penghargaan diberikan pada acara puncak Dies Natalis FIB ke-39 di Convention Hall, Universitas Andalas, Rabu (10/3).
Panitia Acara, Lady Diana Yusri mengatakan, mahasiswa berprestasi yang diberikan penghargaan melalui seleksi di tahun 2020. Pemilihan mahasiswa berprestasi ini mestinya dilaksanakan setiap tahun. Dikarenakan terkendala pandemi, maka rangkaian acara ini dilaksanakan pada Dies Natalis FIB tahun 2021.
Lady Diana menjelaskan, proses seleksi mahasiswa berprestasi dimulai dari Fakultas dengan mengumumkan kepada jurusan untuk menyeleksi ataupun memilih mahasiswa untuk mengikuti tahap ke tingkat fakultas. Terkait persyaratan, mahasiswa harus memberikan bukti prestasi akademik maupun non-akademik, membuat artikel ilmiah, dan memiliki kemampuan berbahasa Inggris yang mumpuni.
“Selain prestasi akademik atau non akademik, mahasiswa juga harus membuat makalah ilmiah atau artikel yang pada saat pemilihan tingkat fakultas itu kita wawancarai mengenai apa yang ditulis. Lalu kemampuan Bahasa Inggris menjadi poin penting juga dalam pemilihan,” ungkap Lady ketika ditemui langsung di Kampus Unand sebelum acara puncak Dies Natalis FIB ke-39.
Mengetahui dirinya terpilih untuk menerima penghargaan sebagai Peringkat 1 Mahasiswa Berprestasi FIB Unand, saat diwawancarai via Zoom menjelang hari puncak Dies Natalis FIB Unand ke-39, Suciati Agustin merasa bahagia atas apa yang dia raih. “Awalnya saya merasa senang pastinya. Rasanya kerja keras membuahkan hasil,” kata Suciati.
Suciati menambahkan agar mendapatkan hasil yang maksimal untuk generasi selanjutnya, yang berminat menjadi mahasiswa berprestasi, perlu adanya persiapan semenjak awal perkuliahan. Seperti menentukan arah ketertarikan, aktif di organisasi atau mengikuti lomba karena pasti menuai banyak manfaat.
“Selain untuk mendapatkan poin, menurut saya organisasi berkompetisi bisa melatih kedewasaan. Terlebih emosinal menjadi lebih stabil serta melatih kreativitas,” jelas Suciati.
Senada dengan itu, Fitri dan Fadila juga merasa bahagia dan bersyukur penghargaan kepada mereka. Berbeda dengan Jihan, tidak merasa terkejut ketika ia diumumkan sebagai pemenang.
Setelah menyandang status mahasiswa berprestasi Peringkat II, Tri Fitri Tukma berencana menjadi volunteer untuk membimbing juniornya demi mencapai prestasi sebanyak-banyaknya. Serta meraih capaian sebagai mahasiswa berprestasi pula nantinya.
Berdasarkan pengalaman yang dia alami, perlu adanya mentoring dengan senior yang telah mempunyai banyak pengalaman untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal.
Jihan Fadila sebagai peraih Peringkat III mengungkapkan untuk pemenuhan syarat bukti prestasi, tidak melulu soal prestasi akademik dan pengetahuan. Prestasi non-akademik juga dapat diperhitungkan untuk seleksi. Jihan mengaku semua prestasi yang dia punya berupa prestasi non-akademik seperti juara kompetisi basket, dan paskibraka.
“Biasanya saya mengikuti kompetisi non-akademis kayak basket atau paskibraka. jadi saya ingin mencoba, ternyata lulus pada seleksi jurusan,” ucap Jihan.
Fadila Dayaning selaku mahasiswa berprestasi Harapan 1 juga berpendapat, untuk mendapatkan gelar sebagai mahasiswa berperestasi, perlu adanya pemahaman mengenai kemampuan dan keterampilan yang dimiliki. Sehingga dapat dikembangkan dalam bentuk karya-karya. Ia berpesan, jangan pernah takut untuk belajar hal-hal yang baru. “Saat kamu sedang bermalas-malasan, ingatlah ribuan pesaingmu yang sedang sibuk berjuang,” tutur Fadila.
Pada puncak acara Dies Natalis FIB ke-39, dilaksanakan semi-offline atau secara luring dan daring via zoom meeting. Keempat mahasiswa itu menerima sertifikat dan ucapan selamat dari Dekan FIB Unand, Dr. Hasanuddin, M.Si, disaksikan Rektor Unand, Prof. Dr. Yuliandri, S.H., M.H., serta tamu undangan lainnya yang hadir di Convention Hall Unand dan secara virtual di Zoom. (rel/rud).
















