Empat Kecamatan di Pariaman akan Dapat Bantuan Pembangunan Septic Tank

Penulis -

Jumat, 21 Februari 2020 - 10:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pariaman, Prokabar — Sebanyak 1000 rumah yang tersebar di empat kecamatan di Kota Pariaman akan mendapat bantuan pembangunan tanki septik.

Hal tersebut Kepada Dinas Perumahan Takyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim dan LH) Kota Pariaman M.Syukri dilansir Prokabar dari MC Pariaman, Jumat (21/2)

“Tahun ini kita sudah merencanakan untuk membangun 1000 Tanki Septik untuk 1000 rumah masyarakat yang masuk kategori layak dapat bantuan. Ini kita laksanakan untuk mewujudkan visi dan misi Pemko Pariaman mewujudkan hidup yang bersih, layak dan sehat, “ ungkapnya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Tahun 2019, Pemerintah telah membuat Tanki Septik komunal dengan kapasitas 1 ipal menampung 8 s.d 10 rumah. Saat pembuatan ipal selesai, pemerintah akan melanjutkan pemberian bantuan berupa pembuatan Tanki Septik individu.

“Dalam minggu ini kita akan lakukan survei kelokasi yang telah diusulkan oleh pihak desa, apakah rumah tersebut layak atau tidak mendapatkan bantuan pembuatan Tanki Septik. Adapun yang kita prioritaskan nantinya masyarakat yang berpenghasilan rendah dan belum mempunyai MCK, “ tambahnya.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Pembuatan Tanki Septik bagi sebagian warga di Kota Pariaman merupakan program dana hibah dari APBN melalui mata anggaran dana talangan yang setelah selesai pekerjaannya dan di evaluasi oleh badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dana rembers dari APBN akan masuk melalui pengiriman dana (transfer) daerah.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Syarat yang paling penting untuk memberikan bantuan Tanki Septik ini keberadaan rumah yang berjarak atau menyebar yang tidak memungkinkan untuk dibuatkan ipal komunal, “ jelasnya.

Ia berharap kedepannya semua masyarakat di Kota Pariaman secara kesehatan sanitasinya sudah sesuai dan layak sehingga tidak membahayakan kesehatan masyarakat sekitarnya. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB