Empat Jabatan Kepala Dinas Strategis Kosong, Ada Apa Pasaman

Penulis -

Jumat, 24 Mei 2019 - 09:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar — Jabatan kepala dinas di beberapa instansi strategis di Pasaman kosong. Mulai dari Dinas PUPR, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan dan Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata. Mau dibawa kemana Pasaman, kata masyarakat.

Menanggapi hal ini, Sekretaris Daerah Pasaman, Mara Ondak menjelaskan, pasca mutasi besar-besaran eselon II beberapa waktu lalu, dalam waktu dekat jabatan strategis ini bakal diisi oleh penjabat baru. Namun yang menjabat, bukan ditentukan dari hasil evaluasi kerja, melainkan dari proses lelang.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Dalam waktu dekat bakal dilelang,” kata Mara Ondak, Kamis (23/5).

Diakui Mara Ondak, dalam proses lelang ini, pihak panitia merujuk pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomot 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil (PNS). Dimana perihal pejabat pratama setara eselon II yang bisa mengikuti lelang, maksimal berumur 56 tahun.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Kalau persyaratan lainnya, nantu diumumkan,” kata Mara Ondak.

Di sisi lain, Pantauan Prokabar.com, saat ini keempat dinas tersebut diambil alih oleh pejabat pelaksana tugas (Plt). Tidak begitu banyak kebijakan yang bisa diambil. Semua terbatas. Oleh karena itu, pemimpin keempat dinas yang progres kerjanya bersentuhan langsung dengan masyarakat ini, diharapkan masyarakat cepat terisi.

Tidak itu saja, dalam prroses lelang nantinya, masyarakat meminta Pemkab Pasaman benar-benat koorperatif dan terbuka.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Jangan sampai lelang jabatan menjadi temeng atas untuk perbuatan nepostisme. Keponakan si anu lah, adik si ini lah atau paman si itulah, jangan sampai mereka yang menduduki jabatan ini, didapat dari hasil nepotisme. Kalau ini terjadi, tambah hancur Pasaman,” tanggap Ketua LSM Tipikor RI Pasaman, Oyon Hendri. (Ola).

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB