Empat Alat Berat All Out Normalisasi Batang Sumpur

Penulis -

Kamis, 4 Desember 2025 - 22:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar. Pemerintah kabupaten Tanah Datar bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) mempercepat normalisasi batang Sumpur. Hal ini dilakukan, agar akses darat menuju daerah yang sebelumnya sempat terisolasi bisa kembali normal.

Selain itu, percepatan normalisasi juga bertujuan agar pendistribusian alat berat ke daerah terdampak bencana banjir bandang, nagari Padang Laweh Malalo dan Guguak Malalo dapat segera dilakukan.

” Ini batang sumpur, yang kemaren banjir bandang memutus akses ke tiga nagari dengan penduduk lebih kurang 6000 jiwa. Selama ini terisolasi,” kata Eka Putra, bupati Tanah Datar saat ditemui waktu meninjau pengerjaan batang Sumpur, Kamis (4/12/25).

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Selama ini kata Eka, pihaknya bersama relawan mendistribusikan bantuan logistig untuk korban banjir bandang di tiga nagari melalui jalur danau Singkarak. Dan saat ini, akses darat sudah bisa melalui namun hanya untuk kendaraan kecil.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

” Alhamdulillah kami sudah dapat bantuan empat alat berat dan hari ini akan ditambah satu lagi. Sekarang kami mengerjakan pemindahan aliran air sungai, dimana nantinya kita bisa menimbun dan membuat jalan agar bisa dilewati kendaraan sementara,” lanjutnya.

Eka menegaskan, jalur yang terputus di nagari Sumpur merupakan akses satu satunya menuju tiga nagari di kecamatan Batipuh Selatan yang terdampak banjir bandang 27 November kemarin.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

” Ini (jalan) urat nadi perekoonomian masyarakat, dan ini yang menghubungkan kabupaten Tanah Datar dan kabupaten Solok,” ucap Bupati.

” Kalau saat ini ada alat berat milik pemda dua unit di dalam, selain membuka akses jalan juga membersihkan puing puing, dan ada juga relawan TNI Polri yang membantu kita ( daerah terdampak bencana).,” tutup Eka. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB