Eksistensi Sempat Menurun, Bunga Kertas Kembali ke Puncak Kejayaan di Pasaman

Penulis -

Kamis, 18 Juli 2019 - 21:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar — Bunga kertas kembali jaya di pasaran bunga hias. Di Pasaman, sampai-sampai bunga yang berwarna warni bila sudah mekar ini, susah didapatkan penghobi pemula untuk dibeli dan dikoleksi dari pembiak atau pengusaha bunga hias.

“Iya, asal sudah berbunga, pasti langsung diborong pengepul. Makanya, stock bunga kertas yang sudah keluar bunga, susah untuk tersedia, apalagi untuk penghobi pemula. Sebab, didahului penghobi senior atau pengepul,” kata salah seorang pengusaha pembiakan tanam hias, Nurmaliza, (29), warga Lubuak Gajah, Jorong Kampuang Tampang, Nagari, Ganggo Mudiak.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Perihal nilai jual, ternyata naik drastis. Tersenyum sumbringah para pembiak tanaman hias di nagari ini. “Kalau di pasaran, kami menjual Rp25 ribu per pot. Itu tinggi bunga baru sejengkal orang dewasa dan sudah berbunga. Bahkan, untuk jenis tertentu, haga jual relatif tinggi mencapai ratusan ribu,” lanjut Nurmaliza.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Lebih lanjut, pasaran bunga kertas ini, tidak saja bagus di Pasaman. Pengepul dari daerah tetangga, juga menjadi pelanggan pembiak bunga hias di Nagari Ganggo Mudiak. “Pengepul dari Bukittinggi, Payakumbuh, atau Pasaman Barat cukup banyak datang ke sini. Kalau harga ke pengepul, itu rahasia dapur usaha. Segan pula saya memberitahukannya,” imbih ibu satu anak ini.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Di sisi lain, tidak saja bunga kertas, beberapa bunga yang eksis di tahun 2000 an, kembali eksis di Pasaman. Seperti bunga keladi, lidah mertua, lumut Malaysia, sidingin hingga beberapa jenis bunga lainnya. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB