Efek Pandemi Corona, Pedagang di Pasaman Jatuh Tepai

Penulis -

Minggu, 19 April 2020 - 20:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar — Para pedagang di Pasaman minim jual beli. Benar-benar hancur pedagang sejak pandemi corona. Mereka jatuh tepai.

“Jangankan jual beli yang cukup, kurang yang ada sejak pandemi ini,” kata Aldi, salah seorang pedagang di Pasar Lama Lubuk Sikaping, Minggu (19/4).

Baca Juga :  SPMB SD dan SMP Padang 2026/2027 Dibuka 22 Juni, Ini Jalur dan Cara Daftarnya

Aldi berkisah, sebagai seorang pedagang bumbu dapur dan sayur, sehari bila hari pasar, ia bisa jual beli sampai Rp800 ribu.
Sekarang, jual beli hanya mampu mencapai Rp400 ribu sehari.

Ini diakibatkan minimnya pengunjung ke pasar. “Orang lebih memilih belanja ke warung-warung dari pada ke pasar. Mereka takut,” kata Aldi.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Sambut Delegasi dari 36 Negara pada IMLF 2026 di Stasiun BIM

Tidak itu saja, sejak pendemi corona, pasokan barang dagangannya juga menipis. Ulah pemasok yang juga tak berani banyak-banyak memasok barang.

“Ambil banyak takut busuk, ambil sedikit, kurang. Kemari salah saat ini. Sudah tiga pekan begini,” terang Aldi.

Baca Juga :  Musim Kemarau Melanda PDAM Tirta Saiyo Pasaman Lakukan Distribusi Air Bergilir

Tidak saja jual beli keperluan dapur. Pantauan Prokabar.com, jual beli menurun terjadi di semua lini. Mulai dari pedagang ayam, daging, pecah belah hingga pedagang keperluan barang sekali pakai. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

GOR H. Agus Salim Ditutup Total 15 Juni, Pedagang dan Sekretariat Cabor Segera di Relokasi
Wako Fadly Amran Dukung Pengawasan Ketat BBM Subsidi di Sumbar, Antrean SPBU Ganggu Ekonomi Masyarakat
Hilangnya Meja dan Jaringan Komputer SMKN 1 Lubuk Sikaping Masih Jadi Misteri Penyedia Bantah Mengambil Barang
Dony Oskarian dan Menteri PU Bertemu Bahas Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat
KAI Divre II Sumbar Sambut Delegasi dari 36 Negara pada IMLF 2026 di Stasiun BIM
Korban Bencana Sumbar Turun ke Jalan, Desak Penghentian Illegal Logging dan Illegal Mining
IPSI Padang Targetkan Juara Umum Silat di Porprov Sumbar 2026
SMKN 1 Lubuk Sikaping Buncah Teriak Kemalingan Ternyata Ada Utang Sekolah Belum Terbayarkan

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:12 WIB

GOR H. Agus Salim Ditutup Total 15 Juni, Pedagang dan Sekretariat Cabor Segera di Relokasi

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:35 WIB

Wako Fadly Amran Dukung Pengawasan Ketat BBM Subsidi di Sumbar, Antrean SPBU Ganggu Ekonomi Masyarakat

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:10 WIB

Hilangnya Meja dan Jaringan Komputer SMKN 1 Lubuk Sikaping Masih Jadi Misteri Penyedia Bantah Mengambil Barang

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:57 WIB

Dony Oskarian dan Menteri PU Bertemu Bahas Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:24 WIB

Korban Bencana Sumbar Turun ke Jalan, Desak Penghentian Illegal Logging dan Illegal Mining

Berita Terbaru