Budapest, prokabar – Kapten Portugal, Cristiano Ronaldo memang tak pernah berhenti bikin sensasi dengan nama besar dan popularitasnya. Hanya dengan satu kalimat dan satu tindakan kecil, pemain 36 tahun itu membuat geger dunia
“Minumlah Air, bukan Coke [Coca-Cola].” Satu kalimat Cristiano Ronaldo ini, plus tindakannya memindahkan dua botol, berbuntut geger besar untuk perusahaan minuman bersoda tersebut.
Menjelang pertandingan Hungaria vs Portugal dalam matchday 1 Grup Euro 2020, Selasa (15/6) malam WIB, Ronaldo menunjukkan sikap berani di sesi konferensi pers.
Saat gilirannya tiba, Ronaldo menggeser dua botol Coca-Cola yang seharusnya berada di depan narasumber sebagai bagian dari sponsor. Ronaldo lalu mengangkat botol air mineral dan menegaskan sikapnya.
“Minumlah Air, bukan Coke [Coca-Cola],” katanya. Siapa sangka, ucapan ini ternyata berbuntut panjang. Dampak yang dibawa Ronaldo sebagai salah satu atlet paling populer di dunia sungguh luar biasa.
Sikap Ronaldo mungkin sederhana, hanya menggeser botol dan menganjurkan untuk minum air putih. Namun, dampaknya untuk dunia bisnis luar biasa.
Megutip Marca, sikap dan tindakan Ronaldo itu membuat Coca-Cola merugi hingga miliaran USD. Betapa tidak, saham Coca-Cola awalnya mendekati angka 56,10 USD, tapi setelah aksi Ronaldo, saham turun ke level terendah 55,22 USD per saham.
Saham perusahaan minuman bersoda ini turun sebesar 1,6 persen. Nilai kapitalisasi pasar (market capitalisation) Coca-Cola juga turun dari 242 miliar USD menjadi 238 miliar USD.
Masih menurut Marca, Coca-Cola dikalim merugi sekitar 4 miliar USD atau sekitar 57 triliun rupiah hanya karena tindakan kecil Ronaldo tersebut.
Ronaldo memang dikenal sebagai salah satu atlet terbaik dalam hal menjaga kesehatan. Dia mengikuti diet ketat, menghindari makanan manis, dan mengonsumsi makanan sehat dalam jadwal 6 kali sehari.
Hasilnya, di usia 36 tahun ini Ronaldo masih bermain di level luar biasa. Dokter berkata bahwa Ronaldo memilii fisik pemain 25 tahun, meski usia sebenarnya sudah 36 tahun, dan dia diprediksi bisa terus bermain hingga usia 40 tahun.
Tentunya, ketika perusahaan minuman bersoda sedang kalang kabut memperbaiki bisnis mereka, Ronaldo menegaskan pernyataannya dengan mencetak dua gol ke gawang Hungaria untuk membantu Portugal menang 3-0.(*)
















