Ekonomi

Dukungan BPK Kepada Pemerintah Dalam Hadapi Covid-19

Dibaca : 322

Jakarta, Prokabar — Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Agung Firman Sampurna, menyampaikan bahwa pada prinsipnya mendukung upaya pemerintah, upaya negara ini untuk menghadapi pandemi Covid-19 dan upaya mitigasi risiko pascapandemi Covid-19.

”Kami sudah sampaikan pada Presiden, Badan Pemeriksa Keuangan juga akan menyampaikan hasil kajian pengelolaan keuangan negara dalam menghadapi pandemi Covid-19, yang isinya adalah risiko dan bagaimana upaya mitigasi risikonya serta mitigasi risiko pasca Covid-19,” ujar Kepala BPK dilansir Jumat (15/5).

Menurut Kepala BPK, terkait dengan pertama pemeriksaan selama IHPS II itu, selama semester ke-2 tahun 2019 dilakukan kepada 488 entitas, 71 dari pemerintah pusat, dan 287 dari pemerintah daerah.

”Isinya adalah satu plus satu hasil pemeriksaan atas laporan keuangan perjanjian utang luar negeri. Ada beberapa hal yang kita angkat di situ, ada pemeriksaan kinerja tematik sekitar kurang lebih 3,” kata Kepala BPK.

Mengenai masalah pengelolaan keuangan negara, Kepala BPK sampaikan bahwa kajian yang dilakukan itu tidak dalam posisi kemudian ikut terlibat.

”Kajian itu hanya kita akan menyampaikan kepada Pemerintah dan stakeholder tentang risiko-risiko apa yang dihadapi, yang mungkin dihadapi oleh para pengelola keuangan negara dalam konteks penanganan pandemi Covid-19,” ujarnya.

Soal mitigasi risiko, Kepala BPK sampaikan ada dua upaya yang dilakukan Pemerintah yakni masalah ekonomi itu di antaranya selain masalah mengatasi pandemi juga masalah ekonomi sebagai ikutannya.

”Bahasa kita adalah mitigasi risiko pandemi COVID-19 kita sampaikan, termasuk bagaimana agar masalah-masalah yang sudah teridentifikasi tersebut dimitigasi di dalam kajian,” imbuhnya.

BPK, menurut Agung Firman, memiliki 2 fitur kewenangan yaitu memberikan rekomendasi berdasarkan temuan pemeriksaan, baik pemeriksaan keuangan, pemeriksaan kinerja, maupun pemeriksaan dengan tujuan tertentu dan bahan pendapat.

”Jadi ini adalah bagian dari fitur berikutnya, yaitu fitur kita mengenai bahan pendapat. Namun demikian, masalah pengelolaan keuangannya dapat ditanyakan kepada pemerintah, karena kami tidak dalam posisi untuk ikut mengatur. Kami hanya menyampaikan risikonya dan risiko itu kita gunakan juga sebagai dasar kita nanti melakukan pemeriksaan setelah selesai dilaksanakan ya,” pungkas Kepala BPK akhiri jawaban. (*)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top