Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Duka Warnai Pelepasan Jemaah Calon Haji Pasaman

Dibaca : 428

Pasaman, Prokabar — Ratusan pasang tangan keluarga Jemaah Calon Haji (JCH) melambai di depan Masjid Agung Al Mutaqin Lubuk Sikaping, Senin (31/7). Mereka melepas keluarga yang hendak berangkat menunaikan rukun islam ke lima, naik haji. Namun, tidak bagi JCH yang satu ini. Eli Sumarni, JCH asal Kecamatan Rao Selatan.

Ia hanya bisa menahan isak tangis, sebab rencana yang semulanya menunaikan haji bersama sang suami, Rama Yulis Zulkifli (46) berubah jadi duka. Sang imam di keluarganya itu terlebih dulu dipanggil Tuhan.

“Betul, ada jemaah yang meninggal. Sesaat sebelum keberangkatan. Belum tahu pasti kami, apa penyebabnya. Hanya saja, doa kami, semoga amal ibadah almarhum diterima di sisi-Nya,” kata Hendri, Staf Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umbroh Kantor Kementrian Agama Kabupaten Pasaman.

Dijelaskan Hendri, sebanyak 202 JCH dilepas oleh Bupati Pasaman beserta rombongan. Diantar lima bis, rombongan ini bertolak dari Lubuk Sikaping menuju Bandara Internasional Minangkabau (BIM) sekitar pukul 16.00 WIB. Rombongan JCH Pasaman diketahui tergabung dalam Kloter 15.

Di sisi lain, pantauan Prokabar.com, duka ini berawal saat Eli bersiap dari titik kumpul JCH kecamatan hendak menuju titik kumpul JCH kabupaten di Masjid Agung Al Mutaqin Lubuk Sikaping untuk acara pelepasan. Namun saat mengikuti acara pelepasan di kecamatan, Yulis pusing. Ia pun langsung dibawa ke puskesmas terdekat. Sementara istrinya Eli bersiap dan terus berangkat menuju acara pelepasan tingkat kabupaten. “Rencananya Yulis akan menyusul dengan mobil ambulan ke kantor bupati setelah ditangani tim medis. Namun, ia terlebih dulu dipanggil Tuhan. Sang istri bersama keluargapun langsung putar balik.

Informasi terakhir, Eli Bakal menyusul ke BIM, pada 1 Agustus mendatang. Hanya saja, prosedur ini tengah diurus pihak Kemenag. (Ola)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top