Duh, di Padang Pariaman Banyak Beredar Makanan Kadaluarsa

Penulis -

Rabu, 16 Mei 2018 - 00:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang Pariaman, Prokabar – Teliti sebelum membeli makanan dan minuman kaleng. Di Padang Pariaman banyak ditemukan makanan yang ternyata sudah kadaluarsa. Hal tersebut terungkap saat jumpa pers Kapolres Padang Pariaman pada Selasa (15/5) sore.

Temuan tersebut didapatkan dari razia polisi dan BBPOM ke tiga pasar tradisional yaitu Pasar Sicincin, Lubuk Aluang dan Pasar Sungai Sariak. Tidak hanya di warung tradisional, barang tidak layak konsumsi itu juga ditemukan di sejumlah swalayan.

“Masyarakat harus melihat batas kadaluarsa di produk kaleng dan bungkusan makanan ringan, ratusan makanan yang disita ini buktinya, masih banyak pedagang yang bandel. Kita akan proses hukum sesuai UU Perlindungan Konsumen,” tegas Kapolres Padang Pariaman, AKBP Rizki Nugroho

Razia makanan ini akan terus dilakukan polisi dan BBPOM saat memasuki Ramadhan ini. Petugas akan menyisir sejumlah pasar lainnya, termasuk mini market dan toko swalayan.

Makanan kadaluarsa seharusnya tidak lagi diperjualbelikan. Bahaya bagi kesehatan jelas, karena dianggap tidak layak komsumsi. (Rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB