Duduk di Kursi Bupati, Cara Eka Putra Apresiasi Guru yang Akan Pensiun

Penulis -

Sabtu, 10 Juli 2021 - 13:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar – Bupati Tanah Datar, Eka Putra mengundang para guru yang akan pirna tugas ke ruangan kerjanya untuk memberikan langsung SK Pensiun kepada guru-guru tersebut.

Tidak hanya memberikan SK pensiun, Eka Putra juga memberikan penghargaan, Bupati juga meminta mereka duduk di kursi bupati, Jumat (9/7).

Menurut Eka Putra, hal tersebut dilakukannya sebagai bentuk ucapan terimakasih kepada guru yang telah menghabiskan usianya untuk mengabdi kepada daerah ini.

“Sepertinya ini sepele, tapi sebenarnya penting. Dulu ketika mereka masih muda, dilantik oleh bupati. Ketika pensiun kadang SK pensiun hanya diserahkan oleh staf di BKPSDM. Saya ingin kita lebih menghargai guru atau pegawai yang purna tugas ini, karena kita masih butuh masukan dan doa mereka,” jelas Eka yang juga seorang anak guru ini.

Dengan selesai masa kedinasan, Bupati juga berpesan PNS purna tugas tidak menghentikan semangat dan jiwa pengabdian untuk daerah dan lingkungan.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Khusus kepada guru-guru yang pensiun, terima kasih atas jasa-jasanya membangun generasi Tanah Datar, tetap menjadi pelopor di tengah-tengah masyarakat nantinya. Berikan motivasi kepada anak-anak untuk giat belajar dan menjaga diri demi masa depan yang lebih baik, apalagi ancaman narkoba dan perilaku menyimpang yang semakin mengkhawatirkan,” ungkap bupati yang Ibunya seorang pensiunan guru.

Kasnidar menyampaikan rasa harunya diundang langsung bupati menerima SK pensiun dirinya.

“Saya tidak menduga dan tersanjung dengan acaranya seperti ini, ramah tamah dengan pak bupati di ruang kerja bapak, ini pertama kalinya masuk ruang bupati walaupun sudah bertugas 38 tahun,” sebut Kepala SDN 05 Padang Ganting ini.

Kasnidar juga menuturkan berat bagi dirinya untuk mengakhiri masa dinasnya.

“Yang membuat berat itu berpisah dengan anak-anak di sekolah, tidak bertemu di ruang kelas lagi. Tetapi kami bersyukur banyak anak-anak didik yang sudah berhasil di berbagai bidang. Mendengar mereka sukses saja, kami tertumpang bangga dan senang juga pak bupati,” sampainya yang juga diamini rekan-rekannya Tuti Fariani dan Darwilis Guru SDN 01 Sungayang.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Lain pula Afridawati Guru SD 11 Tanjung Barulak, tidak kuasa menahan haru saat berfoto bersama Bupati Eka Putra yang berdiri di sampingnya sementara dirinya duduk di kursi bupati.

“Tarimo kasih pak bupati, sungguah indak manyangko pak, kami diundang datang,” ungkapnya.

Begitu juga Muhammad Indra Caya yang saat ini menjabat Kasi Kessos Kecamatan Pariangan mengaku tidak bisa tidur ketika kemaren diberitahu untuk datang ke kantor bupati.

“Ndak bisa lalok ambo tadi malam pak bupati, apo kiro-kiro salah ambo dipanggia, eh kironyo ndak kanai berang doh, malah dapek piagam” ujar Indra yang mengawali karir sebagai guru olah raga ini sambil tersenyum.

Usai ramah tamah, Kepala BKPSM Jasrinaldi didampingi Kabid Pengadaan, Pensiun dan Informasi Yuri Yasmin mengatakan yang diundang datang sebenarnya 7 orang, namun 2 orang berhalangan karena sedang kurang sehat.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Pak Bupati minta dirinya menyerahkan SK Pensiun sebagai bentuk penghargaan, 7 orang ini baru saja keluar SK Pensiunnya dan belum diambil oleh yang bersangkutan,” terang Jasrinaldi.

Jasrinaldi juga tambahkan PNS yang pensiun tahun ini sebanyak 310 orang yang terdiri dari 292 orang sesuai Batas Usia Pensiun (BUP), 2 orang Pensiun Atas Permintaan Sendiri dan Pensiun Janda/Duda sebanyak 16 orang.

“Tahun 2022 dan 2023 menjadi tahun di mana guru-guru kita banyak yang akan pensiun. 253 orang tahun 2022 akan pension umumnya dari guru, Ini memang menjadi permasalahan tidak hanya Tanah Datar, guru semakin berkurang. Tahun ini kita dapat formasi 143 orang guru dengan status P3K (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja), mudah-mudahan secara bertahap akan memenuhi jumlah guru yang dibutuhkan,” terangnya. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB