Dua Warga Pasaman PDP, Satu Diantaranya Pulang Perantauan

Penulis -

Rabu, 1 April 2020 - 20:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar — Dua orang warga Pasaman masuk daftar Pasien Dalam Pengawasan (PDP) virus corona alias covid-19.

Tegak bulu roma warga melihat data yang dilansir situs resmi corona.pasamankab.go.id, Rabu (1/4)

Bahkan, salah satu PDP ini relah dirujuk ke RSAM Bukittinggi.

Koordinator informasi publik, Williyam Hutabarat mengatakan, dua orang yang berstatus PDP itu masing-masing warga Kecamatan Simpati dan Kecamatan Padang Gelugur.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Dirinci Willyam, satu orang PDP merupakan warga Kecamatan Simpati yang memiliki riwayat perjalanan pulang dari Malaysia. Ia sampai di Pasaman pada 17 Maret lalu dan berstatus notifikasi pada tanggal 24 Maret karena sebelumnya tak melaporkan diri ke pihak Puskesmas.

Saat sampai di Pasaman, beberapa hari berselang pasien mulai merasakan sakit berupa demam. Pasien pun memeriksakan diri di Puskesmas Simpati dan dirujuk ke RSUD Lubuk Sikaping. Sesampainya di RSUD Lubuk Sikaping, pasien didiagnosa dokter menderita femam, batuk, sesak nafas, dan penurunan keadaan umum tubuh. Sehingga langsung dirujuk ke RSAM Bukittinggi, Selasa sore.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Satu PDP lagi, perempuan yang merupakan warga Kecamatan Padang Gelugur tidak memiliki riwayat perjalan dari daerah pendemi corona. Pasien dirujuk dari Puskesmas Tapus sekitar pukul 18.00 WIB kemarin. Usai diperiksa dokter, pasien menderita nyeri ubdomen, batuk, menggigil, leukopenia, dan trombosit openia (turun). Sehingga langsung dirujuk pula ke RSAM Bukittinggi kemarin,” jelas Willyam.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Willyam mengaku, pihaknya belum bisa menyimpulkan apakah dua pasien tersebut positif terinfeksi virus corona. Sebab, hasil pemeriksaan baru dilakukan dan sedang menunggu hasil. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB