Dua Tahun Terakhir, Produksi Tangkap Ikan di Pessel Anjlok, Ada Apa Ya?

Penulis -

Senin, 7 Januari 2019 - 14:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pessel, Prokabar – Perintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), mengungkapkan produksi perikanan tangkap dua tahun terakhir mengalami penurunan.

Plt. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pessel, Arlindawati mengatakan, dari target yang ditetapkan pada tahun 2018 kemaren 39,440 ton sementara realisasi hanya mencapai 38,319 ton, dan pada tahun 2017 target 36,940 ton realisasi 35,770 ton.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Meskipun mengalami penurunan, namun pada tahun 2019 ini pihaknya tetap menaikkan produksi tangkap dengan jumlah target 41,940 ton.

Penyebabnya, kata Arlinda, karena cuaca dan musim badai yang tidak mendukung nelayan untuk melaut.

“Ya, selama dua tahun hasil produksi tangkap ikan mengalami penurunan, dikarenakan cuaca tak mendukung,” ujarnya kepada Prokabar.com Senin (7/1) di ruangan kerjanya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Menurutnya, turunnya produksi tangkap ikan laut akibat cuaca ekstrem, hal ini tentu mempengaruhi terhadap produksi tangkap.

Untuk jenis tangkapan ikan laut meliputi, tongkol, tuna, tengiri, kerapu, udang, kerang, kepiting, cumi-cumi, dan lainnya, jelasnya.

Selain cuaca yang tak mendukung, kata Arlinda, pihaknya akan melakukan perbaikan alat tangkap seperti memberikan terus bantuan serta memperbaiki alat tangkap bagi nelayan.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Ia menambahkan, pertumbuhan produksi tangkapan laut ini guna mendorong Produksi Domestik Regional Bruto (PDRB) sektor perikanan terhadap daerah ini.

“Peningkatan produksi tangkap laut ini diwajibkan bisa menjadi sumbangan PDRB sektor perikanan,” tutupnya,(min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB