Daerah

Dua Sirene Peringatan Dini Tsunami di Agam tak Berfungsi

Lubukbasung, Prokabar – Dua dari sembilan unit sirene peringatan dini tsunami atau Early Warning System (EWS) di sepanjang pantai Tiku, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Sumatera Barat tidak berfungsi karena baterai rusak.

Kepala BPBD Agam Muhammad Lutfi Ar didampingi Kasie Pencegahan Bencana BPBD Agam, Carli Agus Windra mengatakan EWS yang tidak berfungsi itu berada di SMAN 1 Tanjungmutiara dan Pustu Gasan Kaciak.

“EWS itu tidak berfungsi akibat baterai mengalami rusak. Ini berdasarkan uji coba EWS yang kita lakukan pada Rabu (26/6),” katanya.

Ia mengatakan sebelumnya baterai dua EWS itu dicuri orang pada Senin (11/3). Dengan kondisi itu, BPBD setempat mengganti dengan baterai yang lama.

Namun baterai itu hanya tahan beberapa bulan mengakibatkan EWS tidak berfungsi.

Untuk mengatasi itu, BPBD setempat akan mengganti dengan baterai baru agar berfungsi kembali, sehingga keberadaan EWS itu sangat bermanfaat bagi warga.

“Baterai EWS itu akan kita beli pada Juli 2019 dan langsung di pasang,” katanya.

EWS itu, tambahnya sebagai alat untuk mendeteksi berbagai gejala alam yang kemungkinan dapat menyebabkan tsunami.

Selain itu memberikan peringatan dini kepada masyarakat sehingga jumlah korban jiwa dapat diminimalkan.

Ia menambahkan, sepanjang garis Pantai Tiku, Kecamatan Tanjung Mutiara telah dipasang sembilan unit EWS.

Dari sembilan unit EWS itu, satu unit milik BMKG yang dipasang di halaman kantor Camat Tanjungmutiara dan delapan unit bantuan BNPB pusat.

“Enam EWS itu dalam kondisi baik dan kita setiap bulan melakukan pemeriksaan ke lapangan,” katanya. (*/mbb)

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top