Dua Sekolah di Tanah Datar Disegel Ahli Waris

Penulis -

Senin, 6 November 2023 - 10:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar- Dua sekolah di Tanah Datar, Sekolah Menangah Pertama 2 Batusangkar dan Sekolah Dasar Negeri 20 Baringin disegel dan ditutup paksa oleh  pemilik lahan atau ahli waris, Senin (6/11/23).

Akibatnya, ratusan pelajar dari dua sekolah tersebut terpaksa belajar dengan kondisi seadanya, di Perpustakaan Daerah, Dinas Pariwisata Tanah Datar dan lapangan cindua mato Batusangkar. Sebagian lainnya dipulangkan oleh pihak sekolah.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Kepala sekolah SMP 2 Batusangkar, Defison saat ditemui membenarkan adanya penutupan terhadap sekolah yang ia komandoi itu. Ia mengatakan jika penyegelan yang dilakukan oleh pemilik lahan sekitar pukul 06.45 WIB.

” anak anak sekarang dan sesuai dengan keinginan mereka untuk tetap belajar jadi kami fasilitasi ditiga titik yang pertama di Perpustakaan daerah yang mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris. Di Dinas Pariwisata dan Lapangan Cindua Mato bagi mata pelajaran olah raga,” kata Defison.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Ia menyampaikan, jika sampai saat ini masih menunggu arahan lebih lanjut dari pimpinan kapan proses belajar mengajar bisa kembali normal.

” guru guru kita ini sejak 2020 telah siap dengan berbagai kemungkinan untuk melaksanakan pembelajaran (akibat permasalah lahan),” tambahnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Sebelumnya, kuasa hukum dan pemilik lahan bersama sama melakukan penyegelan terhadap dua sekolah yang terletak di di kenagarian Baringin, Kecamatan Lima Kaum Tanah Datar.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, penyegelan terpaksa dilakukan karena diduga Pemkab Tanah Datar mensertifikatkan lahan tersebut secara diam diam pasca disanggah oleh ahli waris pemilik lahan pada April 2022 lalu. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB