Dua Pilihan Sulit Dalam Ketakutan

Penulis -

Jumat, 27 Maret 2020 - 10:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Khadafi Azwar

Ketua IWO Sumbar

Wabah Corona atau Covid-19, saat ini sedang memghantam dunia, bahkan telah membuat kepanikan luar biasa para peghuni bumi Allah SWT ini.

Dalam kepanikan, sebagian orang masih mampu menenangkan orang lain, meskipun dirinya sendiri berada dalam kegalauan dan ketertakutan, sama seperti yang dialami orang lain, hanya saja ia lebih tenang menghadapi rasa takut itu, sehingga bisa melakukan aktifitas bermanfaat.

Wabah ini bukan hanya menghantam kesehatan manusia, tapi juga menghantam sendi-sendi perekonomian dunia, khususnya pada tataran UMKM dan masyarakat ekonomi menengah kebawah, sehingga banyak yang merasa ini bukan lagi ujian, melainkan hukuman Allah SWT.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Kondisi ini semakin diperparah dengan bertebaran berita hoax, hujatan dan ujaran kebencian pada pengambil kebijakan, dari orang-orang yang tidak lagi memiliki rasa kemanusiaan.

Covid-19 diketahui memiliki penularan cukup ceoat, melalui percikan ludah, yang didalamnya mengandung lendir dimana evidemi ini beriembang, yang tanpa sengaja terpercik dari mulut seorang penderita, menempel ditangan lalu tanpa disadari kita memasukkan dalam ringga hidung, mulut atau telinga.

Untuk menghindari hal tersebut, kita sudah disarankan pengambil kebjikan untuk tidak meninggalkan rumah, agar mata rantai penyebaran bisa diputus, dan evidemi corona atau covid-19 cepat teratasi.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Nah…disini timbul permasalahan baru, tetap tinggal dirumah dengan konsekwensi mati usaha, atau abaikan anjuran pemerintah tetap berusaha dengan ancaman kematian, merupakan pilihan sulit, namun harus harus ada pilihan, dalam bayang-bayang ketertakutan.

Pilihan teramat sulit ini mungkin tidak berlaku bagi jurnalis, karena pilihan terpahit harus dijalani, demi memberi informasi benar dan akurat pada seluruh lapisan masyarakat, tentang perkembangan hantaman virus covid-19, mereka harus tetap keluar rumah dalam ancaman luar biasa penyebaran virus ini.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Dua pilihan sulit tersebut berkaitan dengan percepatan putusnya mata rantai penularan, kebijakan pemerintah untuk “merumahkan” warganya sudah cukup baik, namun masyarakat tetap ingin memenuhi kebutuhan hidup, dalam ancaman kematian.

Sekarang terpulang kembali kepada diri masing-masing, ikut saran pemerintah tidak keluar rumah dan memutus mata rantai penyebaran, dengan konsekwensi mati usaha, atau tetap keluar rumah dalam ancaman kematian, Allah hu alam bi sawab.(*)

 

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB