Padang, Prokabar– Kejadian menghebohkan terjadi di Universitas Negeri Padang (UNP) pada Selasa (2 Juni 2026) sore. Dua orang diduga menjadi korban peluru nyasar di kawasan kampus, tepatnya di sekitar lapangan depan Rektorat UNP.
Menurut informasi yang dihimpun, insiden bermula saat sekelompok mahasiswa sedang merayakan keberhasilan seminar proposal dan ujian komprehensif (kompre). Mereka tengah bersukacita dan melakukan swafoto ketika tiba-tiba terdengar suara tembakan dan dua orang terluka.
Diketahui dua korban tersebut adalah Guruh Guwino mengalami luka pada bagian pergelangan tangan akibat proyektil. Sedangkan satu orang lagi yang merupakan keluarga dari mahasiswa tersebut, luka dibagian paha.
Salah satu sumber menyebutkan salah satu korban adalah mahasiswa dari jurusan Sosiologi, meskipun pihak kampus belum merinci identitas secara lengkap demi privasi.
Sekretaris UNP, Erianjoni, membenarkan kejadian tersebut.
“Memang ada kejadian itu, sudah dibawa ke Rumah Sakit Hermina,” ujarnya saat dikonfirmasi Selasa malam seperti dikutip dari langgam.id.
Ia menyebutkan korban terdiri dari seorang mahasiswi dan keluarga mahasiswa. Kampus saat ini sedang mendampingi korban dan keluarganya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian (Polresta Padang) mengenai asal-usul peluru nyasar tersebut. Area kampus dilaporkan sedang dijaga ketat oleh aparat keamanan.
Insiden ini mengingatkan kembali pada kasus peluru nyasar serupa beberapa kali terjadi di UNP yaitu tahun 2010, 2017 dan 2020.
Bagi yang belum tahu, kampus UNP itu ada di Air Tawar. Jika Anda dari arah Tabing, maka kampusnya di kanan. Di depan ada Jalan Hamka, lalu rel kereta api. Di seberangnya ada Balayon 133. Lewati sedikit Anda sampai di Basko Mall. Kampus UNP ada dibeberapa lokasi, tetapi kampus utama berada di Jalan Hamka ini.
















