Padang Panjang, Prokabar – Kota Padang Panjang mencatat tambahan dua orang pasien positif Covid-19. Dua kasus positif itu didapat dari hasil Tracing dan Swab pertama terhadap orang yang kontak dengan pasien postif sebelumnya, yaitu dokter M dan istrinya.
Dari 86 orang, dua orang dinyatakan positif. Keduanya merupakan, asisten di Klinik dr. M ( Mantan Wakil Walikota Padang Panjang). Masing-masing RM (Kelurahan Silaing Bawah) Pasien ke 28 dan RS (Kelurahan Balai-Balai) Pasien ke 29.
Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Kota Padang Panjang, Drs. H. Nuryanuwar, A. Pt. M. Kes MMR menjelaskannya, Jumat (26/6) tambahan data positif itu didapat dari Hasil Swab yang dikirim ke Laporatorium Universitas Andalas.
“Ttu sudah keluar hasil test yang pertama, dari 86 orang, 2 ditemui positif. Satu orang atas inisial RM, satu orang lagi atas inisial RS. Keduanya asisten di di Klinik Pak “M” ,” Ungkap Kadis Nuryanuwar, dikutip laman kominfo kota.
Dari 86 yang di swab itu, sebagian besar merupakan Nakes di Puskesmas Bukit Surungan, pengembangan tracing “RM”, Asisten Kilinik ” M” yang juga Nakes di Puskesamas tersebut.
Kadis Nuryanuwar meyampaikan, Tracing Swab sudah mencapai 243 orang. Rinciannya di hari pertama Selasa, (23/6) sebanyak 86 orang, Rabu, (24/6), 68 orang dan pada Kamis, (25/6) sekitar 89 orang yang diswab. Hasil Swab dikirim satu hari kemudian, dan di terima laporannya tiga hari berikutnya.
Lebih lanjut, kedua Asisten di klinik “M” tersebut, kata Kadis Nuryanuwar, sudah diisolasi hari ini.”Untuk yang dua ini, kita akan lakukan tracing siapa saja yang kontak erat. seperti keluarga yang bersangkutan, hari ini kita swab, ditambah lagi dengan kontak lainnya,” ungkapnya.
Kadis Nuryanuwar menghimbau agar masyarakat Kota Padang Panjang tetap waspada dan mematuhi protokol kesehatan Covid -19
Pasca bertambahnya kasus positif Covid-19 dimasa Tatanan Normal Baru akhir-akhir ini, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Padang Panjang terus meningkatkan pelayanan.
“Kami telah membuka seluruh layanan, baik pelayanan rawat jalan maupun rawat inap, dan tentunya pelaksanaannya sesuai dengan protokol covid dan kesehatan,” jelas Direktur RSUD Dr. Ardoni, di Padang Panjang, Jum’at (26/6).
Lanjut, pihaknya sudah persiapkan segala sesuatu untuk mengantisipasi penambahan pasien covid termasuk dengan menyediakan 10 ruangan isolasi untuk pasien.
Disamping itu, pihaknya menjelaskan untuk pasien atau pun masyarakat yang masuk ke poliklinik atau rawatan pasien melalui satu pintu yaitu pintu utama dan melewati pemeriksaan skrining dan suhu oleh petugas.
Sementara itu, untuk pasien IGD akan ditangani dengan maksimal sesuai SOP yang telah ditetapkan dan dilakukan serangkaian pemeriksaan penunjang sesuai order dari dokter penanggungjawab pasien.(*)
















