Pasaman, Prokabar — Para petani di Pasaman, terutama petani kakao, manggis, durian, jagung hingga sawit mulai panik tujuh keliling.
Kenapa tidak, serangan hama tidak habis-habisnya menyerang tanaman para petani. Mulai dari hama tupai hingga kera menjadi momok menakutkan para petani. Bisa-bisa menurun produksi dibuat serangan hama ini.
“Hama tupai yang tidak tahan kami akan serangannya, susah diusir. Kalau kera atau monyet bisa juga lah kita usir dengan meriam atau semacamnya, kalau tupai entahlah, habis gelagat kami dibuatnya,” kata salah satu pemerhati masyarakat, Saiful Amri.
Diakui Saiful Amri, serangan hama tupai paling banyak itu di Kecamatan Tigo Nagari dan Simpang Alahan Mati. Sebab di dua kecamatan ini, paling banyak petani kakao, manggis, durian dan sawit.
“Empat jenis tanaman ini, paling suka hama tupai. Kami berharap, Dinas Pertanian bisa mencari jalan keluar permasalahan ini. Seperti di Padang Pariaman, ada kegiatan berburu hama yang difasikitasi dinas setempat,” tutup Saiful Amri. (Ola)
















