Padang, Prokabar — Berselang beberapa pekan setelah keluarnya surat telegram Asisten SDM Polri atas nama Kapolri terkait mutasi beberapa Kapolres dan pejabat utama Polda Sumbar, maka beberapa hari lalu, muncul lagi Telegram baru.
Hasilnya, dua jabatan Kapolres di Sumbar, masing-masing Kapolres Bukittinggi dan Kapolres Padang Panjang, batal dimutasi. Tidak jadi diganti, pimpinan Polres sebelumnya berarti tetap menjadi Kapolres.
Adapun dalam STR bernomor 2749 tertanggal 28 Oktober 2018 yang diteken Asisten SDM Polri Irjen Pol Eko Indra Heri, disebutkan jika terjadi pembatalan pengangkatan jabatan di sejumlah posisi jabatan.
Kapolres Bukittinggi AKBP Arly Jember Jumhana yang sedianya dipromosi menjadi Wakapolresta Banjarmasin untuk mendapat job AKBP mantap, ternyata tetap kembali menjadi Kapolres Bukittinggi.
Begitu pula Kapolres Padang Panjang AKBP Cepy Noval yang semula akan menjadi Kapolres Bukittinggi, juga berada di posisi semula.
Lewat akun facebooknya, Kapolres Padang Panjang AKBP Cepy Noval memposting hasil crop telegram terkait pembatalan jabatan Kapolres Bukittinggi itu.
“Allahu Akbar. Alhamdulillahirobbilalamin..
Semua ats kehendak Allah Swt. Ada rencana yg lebih indah dibalik pembatalan ini.
Trm ksh ya Allah,”tulis Cepy Noval, diiringi motion telapak tangan bersimpuh.
Banyam dukungan untuk Cepy Noval, agar tetap menjadi panutan di Padang Panjang. Begitupun dukungan untuk Arly Jember tetap menjadi Kapolres Bukittinggi, juga mengalir deras sekali dan meyakini, keduanya batal pindah karena dicintai masyarakat. (vbm)
















