Agam, Prokabar — Dua hari melakukan pencarian terhadap orang hilang Di Kampung Tanjuang, Jorong II Nagari Garagahan, Kecamatan Lubuk Basung, Agam akhirnya berhasil ditemukan. Korban ternyata hanyut Di sungai Batang Antokan, memasuki wilayah Nagari Manggopoh. Ia ditemukan sekitar 8 km dari lokasi diduga tempat almarhum terjatuh.
“Almarhum diduga kuat hanyut ke sungai, karena tongkat yang biasa digunakan ditemukan di pinggir sungai. Tidak jauh dari rumah almarhum,” ungkap Kalak BPBD Agam, Muhammad Lutfi melalui Kabid KL, Wahyu Bestari.
Ia melanjutkan, almarhum diketahui berusia 85 tahun, bernama Kari Gindo warga Kampung Tanjung Garagahan Lubuk Basung tersebut. Sehari-hari beliau hanya di rumah bersama keluarganya. Namun pada saat itu, beliau diketahui hilang pada Kamis Siang (27/12) lalu. Pihak keluarga sempat panik kehilangan dan mencari almarhum ke luar rumah. Sebelumnya, beliau sempat ditinggal sendirian di rumah menikmati kopi pagi.
Karena tidak ditemukan dalam rumah, pihak keluarga pun berusaha mencari, hingga meminta bantuan semua pihak.
“Kami sempat melakukan pencarian disekitar semak belukar. Setelah melakukan analisa, Tim gabungan akhirnya menyimpulkan almarhum diduga kuat jatuh dan hanyut ke sungai. Apalagi lokasi rumah berdekatan dengan sungai. Kami dari BPBD kemudian menurunkan dua perahu karet untuk melakukan pencarian,” ungkapnya.
Setelah menelusuri seluruh sungai lanjutnya, sekitar 8 km jasad almarhum akhirnya berhasil ditemukan. Tergeletak diatas pohon sawit yang hanyut tergerus arus sungai. Tim BPBD kemudian langsung ke lokasi dan evakuasi mayat almarhum.
Ia melalui BPBD Agam juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah membantu melakukan pencarian korban yang sempat dinyatakan hilang tersebut. BPBD Agam bersama BASARNAS, TNI, POLRI, Satpol PP Damkar, PMI, Camat lubuk Basung beserta perangkat, Niniak Mamak, Walinagari beserta masyarakat Garagahan
“Salam tangguh salam kemanusiaan. Semoga amal ibadah beliau diterima disisi Yang Maha kuasa. Serta segala usaha yang telah kita lakukan bersama, menjadi amal ibadah bagi kita semua,” pungkasnya. (rud)
















