Padang, Prokabar – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) meminta Gubernur Sumatera Barat, segera melakukan pertemuan dengan seluruh kepala daerah kabupaten/kota untuk menyiapkan langkah antispatif.
Langkah itu dinilai sebagai upaya terhadap beberapa peluang yang bisa dalam penyebaran Virus Corona di Sumbar.
“Kita meminta kepada gubernur agar memanggil seluruh kepala daerah tingkat dua untuk membicarakan ini lebih serius dan komprehensif, sehingga pencegahan bisa dilakukan secepatnya,” kata Ketua DPRD Sumbar, Supardi, kemarin.
Ia mengatakan pencegahan itu bisa dilakukan dengan mengambil tindakan dan kebijakan dari dengan memperkecil akses mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.
“Langkah itu bisa dilakukan dengan menghentikan sementara kegiatan ekstrakurikuler atau kegiatan luar mulai dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Perguruan Tinggi (PT) karena ini juga bisa menyebabkan penyebaran virus,” tegasnya.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat jika tak ada kepentingan mendesak untuk keluar rumah atau pergi ke keramaian, sebaiknya ditunda dulu.
“Karena kalau kita lihat imbauan yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan RI, salah satu untuk mengantisipasinya dengan mengurangi ke luar rumah,” jelasnya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengumumkan bahwa ada dua WNI yang positif terinfeksi Virus Corona. Dua WNI itu terkena Corona setelah berinteraksi dengan warga Jepang yang positif terkena Corona.
Sedangkan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat juga telah mengeluarkan imbauan dalam rangka kesiapsiagaan inveksi Virus Corona. Gubernur Sumbar Irwan Prayitno juga meminta masyarakat tak panik namun waspada dengan menjaga kesehatan diri. (*/mbb)
















