DPRD Pesisir Selatan akan Panggil Bupati, Ini Sebabnya

Penulis -

Senin, 11 Mei 2020 - 11:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesisir Selatan, Prokabar — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumbar, secepatnya akan melakukan pemanggilan terhadap Bupati Hendrajoni.

Pemanggilan tersebut, dinilai orang nomor satu di ‘Negeri Berjuluk Sejuta Pesona’ itu lamban dalam menangani Covid-19 utamanya tidak transparansi soal anggran.

Wakil Ketua DPRD Pesisir Selatan, Jamalus Yatim mengatakan, pemanggilan Bupati Hendrajoni tersebut merupakan hasil kesepakatan dalam rapat dengan sembilan Fraksi yang ada di gedung wakil rakyat ini.

“Kesepakatannya, Hendrajoni, dalam waktu dekat ini kami panggil. Dia dipanggil adalah kapasitasnya sebagai Bupati sekaligus Ketua Gugus Percepatan Penanganan Covid-19, “ujarnya pada Prokabar.com Jumat (8/4). Kemaren.

Dalam rapat dengan sembilan Fraksi tersebut, sejumlah prioritas yang akan dipertanyakan kepada Hendrajoni adalah soal anggaran stimulan dan anggran penaganan Covid-19 dan soal kebijakan-kebijakan penanganan Covid -19 yang amat lamban.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

“Terutama soal anggaran, karena sampai saat ini tidak ada transparansi Bupati Hendrajoni soal ini, kami wakil rakyat harus menyuarakan suara rakyat, tugas kami salah satunya adalah pengawasan, “ungkapnya.

Menurutnya, DPRD Pessel menilai kinerja Hendrajoni sebagai kepala daerah sangat lamban dibanding dengan kepala daerah lain dalam penanganan Covid-19.

Padahal sesuai dengan Perpu Nomor 1 Tahun 2020 tentang  kebijakan keuangan negara dan stabilitas sistem keuangan untuk penanganan Covid-19 dan/atau dalam rangka menghadapi ancaman yang membahayakan perekonomian nasional dan/atau stabilitas sistem keuangan, pemerintah daerah diberikan keleluasaan kewenangan untuk menyusun dan mengelola anggaran tanpa melibatkan DPRD.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Inikan aneh sudah diberikan keleluasaan kewenangan dalam menyusun dan mengelola anggaran, tapi kinerja belum jelas, masih berantakan, “ujarnya lagi.

Ia menyarankan, Hendrajoni selaku kepala daerah jangan terlalu uforia dalam menghadapi ancaman Covid-19 yang sangat mematikan ini.

“Ya, Hendrajoni jangan terlalu uforia lah, anggran stimulan yang diambil dari APBD Pessel itu harus jelas dan transparan, Ketua TAPD-nya harus disuntik untuk bekerja begitu juga OPD nya jangan berteletele, “ujarnya dengan nada kesal.

Lanjut Kader Demokrat itu mengatakan, sampai saat ini DPRD Pessel tidak mengetahui berapa besar anggaran yang telah dialokasikan Pemkab setempat untuk penanganan Covid-19.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Mirisnya, laporan dari pemerintah daerah juga tidak ada. Padahal sebagai lembaga pengawas pemerintah daerah, DPRD punya hak untuk tahu sejauh mana dan apa yang akan dan telah dilakukan pemerintah daerah dalam menghadapi pandemi ini.

“Soal antisipasi penanganan yang ODP saja, kebijakan Pemkab Pessel tidak jelas. Kan cukup lucu kebijakan Pemerintah daerah hanya menyuruh orang yang masuk dalam ODP hanya dengan karantina mandiri. Siapa yang mengatasinya, kalau memang ada yang mengawasinya apakah dijamin aman, “ungkapnya.

Ketika berita ini diturunkan, Bupati Pessel Hendrajoni belum menjawab sambungan telpon Prokabar.com, tidak sampai disitu Prokabar.com pun mengirimkan pesan WhatsApp dan belum juga dijawab. (min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB