Padang, Prokabar – Pasca-terungkapnya prostitusi berkedok kos-kosan di kawasan Lubuk Buaya, Ketua Komisi I DPRD Padang, Elly Thrisyanti minta pemerintah untuk meningkatkan pengawasan rumah kos.
“Kasus prostitusi yang melibatkan ibu dan anak itu memang cukup memprihatinkan,” kata Elly, kemarin.
Dia meminta pemerintah melalui Satpol PP bergerak cepat, jangan sampai kasus yang memalukan ini terulang kembali, salah satu langkah cepat yang dapat dilakukan adalah mengawasi ketat rumah kos.
Politisi Gerindra ini mempertanyakan kenapa lokasi ini masih bisa beroperasi, sementara sesuai informasi warga setempat sudah pernah dirazia Satpol-PP dan pemiliknya dibawa untuk diperiksa.
Ia menilai Satpol-PP sebagai mitra Komisi I DPRD Kota Padang harus memberikan penjelasan terkait hal ini. Apa kendalanya hingga lokasi ini tak bisa ditutup sementara warga sekitar sudah lama mengeluhkannya.
Terkait langkah ke depan ia meminta Satpol-PP lebih serius menjalankan tugas penegakan perda, dan meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas yang meresahkan masyarakat.
Ia mengusulkan Satpol-PP memiliki Call Center sebagai pusat pengaduan dan pelayanan masyarakat.
“Dengan adanya Call Center iniSatpol-PP akan lebih optimal dalam memberikan pelayanan di 11 kecamatan di Kota Padang,” kata dia.
Kepada masyarakat juga diharapkan ikut berperan aktif dalam mengawasi hal-hal yang berkembang di masyarakat. Jika aduannya tidak bisa selesai pada tingkatan tertentu, jangan lantas menyerah tapi adukan ke tingkat lebih tinggi.
“Tanpa kerja sama yang baik, pengawasan akan berjalan sia-sia. Jika terjadi sesuatu yang janggal segera laporkan ke pihak terkait,” pungkasnya.(*/mbb)
















