DPRD Padang Minta Satpol PP Tingkatkan Pengawasan Rumah Kos

Penulis -

Rabu, 15 Januari 2020 - 13:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Pasca-terungkapnya prostitusi berkedok kos-kosan di kawasan Lubuk Buaya, Ketua Komisi I DPRD Padang, Elly Thrisyanti minta pemerintah untuk meningkatkan pengawasan rumah kos.

“Kasus prostitusi yang melibatkan ibu dan anak itu memang cukup memprihatinkan,” kata Elly, kemarin.

Dia meminta pemerintah melalui Satpol PP bergerak cepat, jangan sampai kasus yang memalukan ini terulang kembali, salah satu langkah cepat yang dapat dilakukan adalah mengawasi ketat rumah kos.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Politisi Gerindra ini mempertanyakan kenapa lokasi ini masih bisa beroperasi, sementara sesuai informasi warga setempat sudah pernah dirazia Satpol-PP dan pemiliknya dibawa untuk diperiksa.

Ia menilai Satpol-PP sebagai mitra Komisi I DPRD Kota Padang harus memberikan penjelasan terkait hal ini. Apa kendalanya hingga lokasi ini tak bisa ditutup sementara warga sekitar sudah lama mengeluhkannya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Terkait langkah ke depan ia meminta Satpol-PP lebih serius menjalankan tugas penegakan perda, dan meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas yang meresahkan masyarakat.

Ia mengusulkan Satpol-PP memiliki Call Center sebagai pusat pengaduan dan pelayanan masyarakat.

“Dengan adanya Call Center iniSatpol-PP akan lebih optimal dalam memberikan pelayanan di 11 kecamatan di Kota Padang,” kata dia.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Kepada masyarakat juga diharapkan ikut berperan aktif dalam mengawasi hal-hal yang berkembang di masyarakat. Jika aduannya tidak bisa selesai pada tingkatan tertentu, jangan lantas menyerah tapi adukan ke tingkat lebih tinggi.

“Tanpa kerja sama yang baik, pengawasan akan berjalan sia-sia. Jika terjadi sesuatu yang janggal segera laporkan ke pihak terkait,” pungkasnya.(*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB