DPRD Padang Minta Disbudpar Kawal Pembenahan Pantai Air Manis

Penulis -

Senin, 7 Oktober 2019 - 16:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Pembenahan kawasan Pantai Air Manis, Kecamatan Padang Selatan saat ini sudah mencapai 40 persen, ditargetkan akhir Desember 2019 usai pembangunannya.

Anggota Komisi III DPRD Padang, Iswanto Kwara mengharapkan dengan adanya dana dari pusat untuk pengembangan kawasan wisata itu, penyelesaian pembangunan segera tuntas dan kawasan Air Manis selalu dipadati pengunjung karena lokasinya yang bagus.

“Kepada Disbudpar diminta mengawal pelaksanaan pembangunan serta kontrol ke lapangan, supaya situasi terkini dapat diketahui,” ujar kader PDI-P ini, kemarin.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Dia mengatakan, pembenahan kawasan Wisata merupakan upaya mengenjot PAD dari sektor pariwisata. “Dengan dibenahinya objek wisata, tentu wisatawan akan semakin ramai berkunjung, sehingga tentunya akan berdampak pada peningkatan PAD,” katanya.

Kepada warga sekitar, dia juga minta agar berperan dalam pembenahan tersebut.Hal ini tentunya demi mewujudkan perubahan pada kawasan Air Manis yang nantinya akan meningkatkan perekonomian warga semua.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Yang akan merasakan dampaknya tentu saja masyarakat sekitar. Dengan makin ramainya wisatawan, tentunya masyarakat bisa mendapatkan efek ekonomi dengan berjualan di sekitar lokasi wisata itu,” katanya.

Sementara Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Padang, Arfian mengatakan saat ini pembangunan yang sedang berjalan yakni pembuatan pedesterian di sepanjang pantai, jika usai maka akan dilanjutkan dengan pembenahan Batu Malin Kundang.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Total anggaran untuk pengerjaan itu sebesar Rp13,5 M dan dananya berasal dari Kementerian PUPR,” ujarnya.

Untuk penataan pedagang yang berjualan di kawasan itu sambungnya master plannya sedang disusun, apabila usai lokasi berjualan mereka di 2020 tersendiri juga tempatnya.

“Kita meminta partisipasi dari masyarakat terkait hal ini, sebab manfaatnya akan dirasakan warga juga. Pihaknya akan selalu mengawasi pembangunan yang sedang berjalan pada lokasi itu,” pungkasnya.(mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB